Kabar Kalsel

Khawatir Kasus Campak dan Rubella Seperti Banjarbaru, Banjar Pun Tunggu Hasil Lab 53 Sampel Darah

Saat ini, Dinkes Kabupaten Banjar masih menunggu hasil uji laboratorium 53 sampel darah santri satu ponpes di Martapura,

Khawatir Kasus Campak dan Rubella Seperti Banjarbaru, Banjar Pun Tunggu Hasil Lab 53 Sampel Darah
alquds.co.uk
Ilustrasi penyakit rubella 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Dugaan munculnya wabah virus rubella juga terjadi di Kabupaten Banjar, kembali mengkhawatirkan.

Saat ini, Dinkes Kabupaten Banjar masih menunggu hasil uji laboratorium 53 sampel darah santri satu ponpes di Martapura, apakah mengandung virus rubella.

Kadinkes Banjar, Ikwansyah, Selasa (11/9/2018) mengakui data ada 53 orang terindikasi mengidap campak.

Demi memastikan apakah campak atau mengandung virus rubella, pihaknya menunggu hasil uji laboratorium.

Baca: Kuliner Khas 10 Muharram, Ini Resep dan Cara Membuat Bubur Asyura

Baca: Ada Kebijakan Perlakuan Khusus Bagi Jamah Haji Asal Palangkaraya, Ini Alasannya

Baca: Lucinta Luna Ingin Pindah ke Negeri Jiran, Begini Reaksi Netizen di Malaysia

“Dari temuan 53 kasus itu adalah santriawati salah satu pondok pesantren di Kabupaten Banjar,” bebernya.

Terkait hal itu, pihaknya sudah melakukan tindakan, mulai pengobatan, pemberian vitamin A kepada anak yang terindikasi teridap penyakit tersebut, pengambilan spesimen pada kasus sebanyak 17 sampel darah untuk mengetahui jenis virus dan sampel urine untuk mengetahui tipe virus.

Ikhwansyah berujar pihaknya sudah membagikan masker pada anak yang menderita guna mengurangi terjadinya sebaran wabah. “Kami juga mengkarantina para siswa penderita di klinik pondok pesantren.

"Indikasi sementara campak, namun belum bisa dipastikan karena menunggu hasil uji laboratorium," bebernya.

Pihaknya terus menyampaikan pentingnya imunisasi MR, apalagi kini sudah ada rekomendasi dari MUI yang membolehkan imunisasi MR.

Sosialisasi-sosialisasi juga sudah gencar dilakukan, dan meminta dukungan dari kantor kementerian agama. (banjarmasinpost.co.id/milna sari/hasby)

Penulis: Milna Sari
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved