Kabar Dunia

Korban Tewas Akibat Gempa Magnitudo 6,6 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang

Akira Matsushita yang kehilangan saudaranya berkata, mereka sebelumnya tidak pernah mengalami insiden tanah longsor.

Korban Tewas Akibat Gempa Magnitudo 6,6 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang
JAPAN TIMES / KYODO NEWS
Warga berkumpul di jalanan Sapporo, Hokkaido, setelah kawasan tersebut diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,6 pada Kamis (6/9/2018) dini hari. 

TRIBUNKALTENG.COM, TOKYO -  Gempa bumi bermagnitudo 6,6 menghantam kawasan utara Jepang. Akibat kejadian itu, dilaporkan korban tewas bertambah menjadi 30 orang.

AFP memberitakan Sabtu (8/9/2018), mayoritas korban tewas berada di kota kecil bernama Atsuma di mana permukiman di sana hancur karena lereng tebing longsor.

Pemerintah setempat menyatakan, masih ada sembilan orang yang masih dilaporkan hilang.

Selain itu, 400 orang menderita luka ringan.

Baca: Beredar Video Dosen Minta Uang Rp 2.000 pada Mahasiswa, Kampus Tegaskan Tiada Pungutan

Baca: Bus Terguling Masuk Jurang di Pelabuhan Ratu, Penumpangnya Guru, 1 Tewas 7 Dirujuk ke Jakarta

Baca: Jepang Diguncang Gempa 6,6 SR, Bandara Chitose Hokaido Lumpuh

Baca: Diisukan Selingkuh dengan Pramugari, Sule Nyatakan Berani Sumpah Alquran

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Segera Dibuka, Ini Besaran Gaji Pertama hingga Tunjangan yang Bisa Didapat

Akira Matsushita yang kehilangan saudaranya berkata, mereka sebelumnya tidak pernah mengalami insiden tanah longsor.

"Saya tidak percaya hingga melihatnya dengan mata kepala sendiri. Saya langsung tahu banyak yang bakal tak selamat," tutur dia kepada TV Asahi.

Juru bicara pemerintah pusat Yoshihide Suga berujar, mereka mengerahkan 40.000 tim penyelamat, bulldozer, anjing pelacak, hingga 75 helikopter.

v
Rumah-rumah di kota Atsuma, prefektur Hokkaido, Jepang, diterjang longsor akibat gempa pada Kamis (6/9/2018). (AFP/Jiji Press)

Baca: Malaysia Klaim Pencak Silat, Artefak di Candi Borobudur Jadi Bukti Sejarah

"Pasukan Pertahanan Diri juga terdapat di dalamnya. Mereka telah memberi usaha terbaiknya dari waktu ke waktu," ujar Suga.

Gempa yang terjadi di Pulau Hokkaido pada Kamis (6/9/2018) merusak pembangkit listrik tenaga panas bumi, sehingga pasokan ke tiga juta rumah terganggu.

Perdana Menteri Shinzo Abe menyatakan, sebagian besar listrik berhasil dipulihkan di kawasan tersebut.

Abe menuturkan, berkat usaha keras yang dilakukan jajarannya, jumlah rumah yang masih belum menerima listrik berkurang menjadi 20.000 unit.

"Pemerintah bakal segera mengeluarkan dana darurat untuk memberi bantuan makanan, air, maupun bahan bakar untuk listrik di rumah sakit," paparnya.

Tercatat, masih ada 31.000 rumah yang belum menerima pasokan air, dan 16.000 orang telah mengevakuasi ke tempat aman. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,6 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved