Kabar Palangkaraya

Aksi Begal dan Jambret Kembali Marak di Palangkaraya, Ini yang Dilakukan Polisi

Dalam dua sepekan ini ada sejumlah kejadian tindak pidana jalanan yang mengakibatkan ketakutan bagi warga Kota Palangkaraya

Aksi Begal dan Jambret Kembali Marak di Palangkaraya, Ini yang Dilakukan Polisi
Istimewa
Salah satu penjambret yang berhasil ditangkap warga bersama petugas saat beraksi di Jalan Rajawali Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tindak kejahatan jalanan seperti jambret maupun begal serta aksi pencurian dengan pecah kaca mobil, marak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kondisi ini membuat pihak kepolisian setempat kembali menggiatkan tim Crisis Response Team (CRT) melakukan patroli lapangan.

Dalam dua sepekan ini ada sejumlah kejadian tindak pidana jalanan yang mengakibatkan ketakutan bagi warga Kota Palangkaraya untuk bepergian keluar rumah, karena ada ancaman tindak kejahatan dijalan tersebut.

Baca: Kulit Bocah 5 Tahun Ini Bersisik Sejak Lahir, Orang Tua Curiga Gara-gara Bunuh Ular Saat Hamil

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 7 September, Scorpio: Cinta Berbunga-bunga

Baca: Beredar di Medsos Pemerintah akan Stop Tunjangan Profesi Guru, Presiden Jokowi Bilang Begini

"Ya, ada laporan dari teman saya mahasiswa yang kena jambret, hingga dia jatuh dari sepeda motor dan mengalami luka hingga di rawat di rumah sakit, makanya saya ga berani lagi keluar rumah jika malam hari, karena takut," ujar Silvi salah seorang warga Palangkaraya, Jumat (7/9/2018).

Aksi penjambretan terjadi di Palangkaraya dalam dua pekan ini sebanyak tiga kali ,berdasarkan catatan pihak kepolisian setempat yang menimpa korban yang melapor kepada polisi antara lain, pada 16 Agustus 2018, Sefriyani Daulay (23) seorang mahasiswi, yang tinggal di Jalan Tjilik Riwut Km 3 Komplek PU No. 22 Kota Palangkaraya.

Korban kedua tanggal, 19 Agustus 2018 dengan korban, Mariani(50), Pekerjaan PNS, warga jalan Rindang Banua No.12, dan yang ketiga terjadi, 23 Agustus 2018, korban Landia Ahadni (58) Pekerjaan PNS, warga jalan Jati Kompleks Duta I No.8 Kota Palangkaraya.

Kejadian keempat, taanggal 3 September 2018 dengan korban Lailatul Fitri (26), Pekerjaan Karyawan BUMN alamat Jalan Soekarno III No. 42 Kota Palangkaraya.

"Kami giatkan patroli di lapangan untuk mengantisipasinya, sebagian kasus sudah diungkap, tapi kami tetap melakukan patroli untuk memberikan rasa aman pada warga,"ujar Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar. (tribunkalteng.com/faturahman)

.

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help