Bisnis dan Ekonomi

Rupiah Terus Melemah, Menteri ESDM Pastikan tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi

Penegasan tersebut terkait adanya isu pemerintah yang bakal menaikan harga BBM karena adanya pelemahan rupiah.

Rupiah Terus Melemah, Menteri ESDM Pastikan tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana pertukaran uang PT Ayu Masagung Jalan Kwitang, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018). Banyak orang yang menjual uang dollarnya dan tak sedikit juga orang yang membeli dollar karena takut semakin naik nilai tukar dollar AS mendekati 15.000 rupiah. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - pada penutupan perdagangan Selasa (4/9/2018), laju rupiah ditutup menyentuh level terendahnya dalam lima tahun terakhir ke posisi Rp 14.935 per dolar AS.

Namun demikian, Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Ignasius Jonan memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yakni minyak tanah, minyak solar dan premium.

Penegasan tersebut terkait adanya isu pemerintah yang bakal menaikan harga BBM karena adanya pelemahan rupiah.

“Pemerintah tidak rencanakan kenaikan harga dalam waktu dekat,” tegas Jonan saat konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Baca: Ini Target Perolehan Medali dan Peringkat Indonesia di Arena Asian Para Games 2018 di Jakarta

Baca: Di Timnas Spanyol, Saingan Terberat Kiper Kepa Arrizabalaga adalah Kiper Terbaik di Dunia Saat Ini

Baca: Pesawat Nyangkut di Pohon Pekarangan Warga, Ternyata Milik Vokalis Band Endank Soekamti

Adapun laju rupiah Selasa (4/9/2018), dibuka pada level Rp 14.822 per dolar Amerika Serikat (AS) dan ditutup menyentuh level terendahnya dalam lima tahun terakhir ke posisi Rp 14.935 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (4/9/2018). 

Mengacu Bloomberg, dengan posisi tersebut, depresiasi kurs Rupiah meningkat menjadi 10,18 persen. 

Sementara itu harga harga Prem‎ium penugasan saat ini Rp 6.450 per liter dan Solar subsidi Rp 5.150 per liter, sedangkan harga minyak tanah dan harga minyak tanah yakni minyak tanah 2.500 per liter.

Sedangkan harga BBM non subsidi harganya menyesuaikan dengan harga minyak dunia yang di SPBU Pertamina di kawasan DKi Jakarta per 1 Juli 2018 Rp 7.800 per liter untuk pertalite, pertamax Rp 9.500 per liter, lalu pertamax turbo Rp 10.700 per liter, pertamina dex Rp10.500 liter dan Dexlite Rp 9.000 per liter. (Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Meski Rupiah Melemah, Jonan Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi, http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/09/04/meski-rupiah-melemah-jonan-pastikan-tidak-ada-kenaikan-harga-bbm-subsidi.
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Malvyandie Haryadi

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help