otomotif

Pemerintah Hentikan Impor Mobil Mewah, Imbas Rupiah Melemah

Terkoreksinya nilai tukar rupiah ke titik terendah membuat Pemerintah melakukan langkah tegas terhadap impor barang mewah.

Pemerintah Hentikan Impor Mobil Mewah, Imbas Rupiah Melemah
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Mobil mewah jenis Lamborghini, Ferrari, Bentley, Rolls Royce, dan Nissan GTR milik Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, diparkir di halaman Kantor KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Terkoreksinya nilai tukar rupiah ke titik terendah membuat Pemerintah melakukan langkah tegas terhadap impor barang mewah. Diantaranya, pembatasan  bahkan penghentian dilakukan terhadap produk otomotif impor mobil mewah.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, saat ini impor mobil mewah di atas 3.000cc ke atas sudah dihentikan.

“Sekarang itu pembatasannya untuk yang mewah benar-benar kita hentikan. Kalau sekarang benar-benar diberhentikan, yang 3.000 cc ke atas. Berlakunya itu mulai dari rupiah terkoreksi. Sudah dua bulan yang lalu jadi dikendalikan dulu, kalau 3.000cc ke atas memang distop,” ujar Putu, Rabu (5/9/2018).

Baca: Siapa Sosok Calon Istri Ahok, Nikahi Polwan Mantan Ajudan Veronika Tan Setelah Bebas dari Penjara?

Baca: Hilangkan Baret di Cat Mobil dengan Rp 5 Ribu? Begini Caranya

Baca: Mobil Satu-Satunya Di Indonesia Ini Dibanderol Diatas Rp14 Miliar

 Putu menuturkan, mobil mewah bukan sebagai prioritas di tengah kondisi ekonomi yang seperti sekarang ini.

“Keadaan ekonomi sekarang, mobil itu, kan, bukan kebutuhan pokok, cobalah kalau perlu transportasi coba pakai produk dalam negeri dulu dengan keadaan yang seperti ini,” ujar Putu.

Pernyataan Putu tersebut juga memberikan petunjuk bahwa sebenarnya produk mobil non-mewah yang diimpor juga sedang dikontrol untuk masuk ke dalam negeri.

“Ya sebenarnya semua, yang distop itu 3.000 cc yang lain dipertimbangkan sesuai dengan balance trade-nya mereka. Berapa banyak dia ekspor dan impor. Begitu,” ujar Putu.

Baca: Lingkar Setir Mobil kotor dan Bernoda? Begini Cara Cepat dan Praktis Membersihkannya

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur tentang pengendalian 900 komoditas impor.

"Kenaikan dari impor barang konsumsi, terutama dari Juli lalu dan Agustus ini, melonjak sangat tinggi, hingga 50 persen lebih growth-nya. Kami akan keluarkan PMK besok pagi yang akan mendetailkan sekitar 900 HS code dari barang-barang komoditas impor konsumsi," kata Sri Mulyani, Selasa (4/9/2018). 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Makin Melemah, Impor Mobil Mewah Dihentikan".

(Penulis : Ghulam Muhammad Nayazri)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved