Nilai Tukar Rupiah

Tidak Hanya Rupiah Rontok dari Dollar AS, Berikut Sejumlah Mata Uang Asing yang Melemah

Tidak Hanya Rupiah Rontok dari Dollar AS, Berikut Sejumlah Mata Uang Asing yang Melemah

Tidak Hanya Rupiah Rontok dari Dollar AS, Berikut Sejumlah Mata Uang Asing yang Melemah
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Tidak Hanya Rupiah Rontok dari Dollar AS, Berikut Sejumlah Mata Uang Asing yang Melemah.

Rupiah rontok atau melemah Selasa (4/9/2018), ternyata juga dialami mata uang negara lain.

Melemahnya mata uang negara-negara ini melanjutkan pelemahan pada hari sebelumnya.

Baca: Dollar Hari Ini Kuat Rupiah Kian Loyo, Tembus Rp 14.882 Terendah Sejak Tahun 1998

Dikutip dari kompas.com, tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang disebabkan meningkatnya ketegangan perdagangan dan masih perkasanya dollar AS.

Sementara itu, para investor memandang Argentina yang kini tengah dikabuti krisis keuangan hanya melakukan sedikit upaya untuk membenahi masalah yang dihadapinya.

Diwartakan Reuters, indeks nilai tukar mata uang negara-negara berkembang (MSCI) terpeleset 0,3 persen. Mata uang rupee India dan rupiah Indonesia pun tak terelakkan menyentuh level terendahnya.

Beberapa mata uang negara berkembang lainnya, seperti lira Turki, rand Afrika Selatan, rubel Rusia, dan peso Meksiko juga melemah terhadap dollar AS.

Baca: Ustaz Abdul Somad Batalkan Ceramah Karena Dugaan Intimidasi, Ini Reaksi Aa Gym

"Nilai tukar mata uang negara-negara berkembang akan menderita meski hampir telah melakukan apapun, masalahnya adalah seberapa besar (pelemahannya)," kata Michael Every dari Rabobank.

Every menyebut, sepanjang bank sentral AS Federal Reserve terus menaikkan suku bunga, pajak korporasi pun relatif rendah, hingga ancaman perang dagang terus di depan mata, maka dollar AS akan terus menguat terhadap mata uang negara-negara berkembang.

Nilai tukar rupiah melemah sejak beberapa waktu terakhir, disebabkan krisis finansial yang terjadi di Turki dan Argentina, hingga ancaman perang dagang AS-Cina yang menyebabkan investor ramai-ramai melakukan aksi jual.

Baca: Bupati HST Nonaktif Minta Bebas,17 September Pembacaan Vonis

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved