Bisnis dan Ekonomi

Lira Tepuruk, Recep Tayyip Erdogan: Kita Harus Secara Bertahap Kurangi Monopoli Dollar AS

Saat ini, baik Turki maupun Rusia sedang menghadapi sanksi ekonomi yang diberikan oleh Amerika Serikat.

Lira Tepuruk, Recep Tayyip Erdogan: Kita Harus Secara Bertahap Kurangi Monopoli Dollar AS
CEM OKSUZ /AFP
MENYAPA RAKYAT - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dielu-elukan rakyatnya walau negaranya mendapat sanksi dari Amerika Serikat. Bahkan Erdogan menyerukan memboikot produk Amerika Serikat 

TRIBUNKALTENG.COM, ANKARA - Mengurangi dominasi Amerika Serikat, Turki melakukan negosasi perdagangan dengan Rusia tanpa menggunakan dollar AS. Padahal dollar selama ini dikenal sebagai mata uang internasional.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Minggu (2/9/2018) mengatakan, Turki akan menggunakan mata uang non dollar untuk setiap transaksi dan investasi yang dilakukan dengan negara lain. Dia menyebut, sanksi AS kepada Turki menunjukkan Paman Sam telah berlaku bagai "serigala liar".

"Kita harus secara bertahap mengurangi monopoli dollar AS dengan menggunakan mata uang lokal dan nasional yang ada di sekeliling kita," ujar Erdogan seperti dilansir Al Jazeera, Senin (3/9/2018).

Saat ini, baik Turki maupun Rusia sedang menghadapi sanksi ekonomi yang diberikan oleh Amerika Serikat.

Baca: Marseille Kalahkan AS Monaco, Ini Hasil lengkap Pekan ke-4 Liga Prancis

Baca: Ustadz Abdul Somad Mendadak Batalkan Jadwal Ceramahnya di Pulau Jawa, Sebut Ada Ancaman

Baca: Ramalan Zodiak Senin 3 September, Leo: Pastikan Kamu Tidak Lari dari Tanggung Jawab.

Lira Turki bahkan telah anjlok sejak awal tahun ini, bahkan hingga 40 persen terjadap dollar AS. Hal tersebut disebabkan kondisi makro ekonomi sekaligus adanya perselisihan diplomatis antara mereka dengan AS.

"Amerika bertindak layaknya serigala liar. Jangan percaya pada mereka. Menggunakan dollar hanya akan menghancurkan kita. Kita tidak akan menyerah, kita akan menang," ujar Erdogan.

Sebagai informasi, hubungan Turki dengan negara-negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) juga memburuk selepas Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif impor baru untuk produk baja dan alumunium sebagai bentuk hukuman atas kasus pastor Andrew Brunson atas teror yang dia lakukan.

Penulis: Mutia Fauzia
Sumber: Al Jazeera

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://ekonomi.kompas.com/ dengan Judul:
Erdogan: Kita Harus Secara Bertahap Kurangi Monopoli Dollar AS...

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help