Pesona Air Hitam Sungai Sebangau

Bekas Bangunan Telantar Disulap Jadi Kawasan Wisata, Berkat Ide Riban Satia

Bangunan yang terbuat dari bahan kayu tersebut, dibenahi sehingga kembali kokoh, karena dibangun dengan kayu berbahan ulin

Bekas Bangunan Telantar Disulap Jadi Kawasan Wisata, Berkat Ide Riban Satia
tribunkalteng.com/faturahman
Tribun tempat duduk di Lokasi wisata Air Hitam Dermaga Kereng Bengkirai Kecamatan Sabangau , Palangkaraya, Kalteng saat banyak di datangi warga. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ide munculnya pengembangan wisata di Lokasi Lomba Dayung di Dermaga Kereng Bengkirai yang jadi tempat lomba dan latihan olahraga dayung di Sungai Sebangau ini ketika Wali Kota HM Riban Satia memantau kawasan tersebut, beberapa tahun lalu.

Wali Kota dua periode ini memang sudah biasa melakukan olahraga dengan menggunakan sepeda mengelilingi kota hingga ke daerah pinggiran termasuk ke lokasi eks tribun tempat duduk penoton latihan dan kejuaraan dayung di Dermaga Kereng Bengkirai, ini.

Bersamaan dengan visi dan misi Pasangan Wali Kota HM Riban Satia dan Mofit Saptono Subagio, untuk mengembangkan jasa, pendidikan dan kota wisata, akhirnya dibenahilah eks tribun tempat duduk penonton lomba dayung tersebut yang sudah lapuk.

Baca: Bus Wisata Kecelakaan, Tiga Menteri Bulgaria Mengundurkan Diri

Baca: Ramalan Zodiak 1 September, Keuangan Virgo Ada Masalah

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dimantapkan, Ini Skenarionya

Bangunan yang terbuat dari bahan kayu tersebut, dibenahi sehingga kembali kokoh, karena dibangun dengan kayu berbahan ulin sehingga sangat kokoh untuk diduduki banyak orang warna cat nya pun dibuat unik sehingga sangat menarik.

Bukan hanya itu, Pemerintah Kota juga menambah fasilitas pendukung lainnya seperti gazebo maupun jalan titian yang menghubungkan antar bangunan , sehingga semuanya tersambung dan sangat layak untuk jadi lokasi wisata.

"Lokasi ini sangat layak jadi kawasan wisata karena Air Hitam Sungai Sebangau yang ada di lokasi ini, jarang ada, sehingga akan sangat mendukung jika jadi lokasi wisata yang unik, karena istimewanya dengan air hitam yang jernih dan langka," ujar Riban. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved