Kabar Kapuas

Polsek Kapuas Hilir Turun Bentang Spanduk dan Minta Warga Cegah Karhutla

Meskipun kemarau saat ini sudah ada turun hujan, tak menyurutkan semangat jajaran kepolisian untuk melakukan sosialisasi Karhutla.

Polsek Kapuas Hilir Turun Bentang Spanduk dan Minta Warga Cegah Karhutla
Istimewa
Bripka Rahmi Baihaki saat sosialisasi sambang ke masyarakat 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Meskipun musim kemarau saat ini sudah diselingi dengan turunnya hujan, tak menyurutkan semangat jajaran kepolisian untuk melakukan sosialisasi  ke masyarakat terkait Karhutla.

Misalnya saja yang dilakukan Jajaran Polsek Kapuas Hilir, Jumat (31/8).  Bripka Rahmi Baihaki langsung turun sosialisasi dan menyambangi warga Desa Sei Asam Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Berjumpa dengan seorang warga, Johansyah (39). Bripka Rahmi mengimbau terus waspada karhutla dan jangan melakukan kegiatan membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

"Meski beberapa waktu ini mulai diselingi turunnya hujan, tetap waspada karhutla dan jangan membuka dan membersihkan lahan dengan cara dibakar," jelas Bintara yang menjabat sebagai Pejabat Sementara Kanit Sabhara Polsek Kapuas Hilir

Baca: 30 Prajurit Kopassus Hadapi 3000 Pemberontak Kongo, Kisahnya Melegenda

Baca: Workshop Jurnalistik Ungkap 900 Ribu Hektare Lahan Kelapa Sawit Kalteng Bermasalah

Ia menegaskan apabila ada yang ditemukan membuka lahan atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, pihak Polsek Kapuas Hilir tidak segan-segan memberikan tindakan tegas sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kami selalu mengingatkan warga untuk tidak melakukan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, dampak asap nya dapat mengganggu kesehatan," tandasnya.

Lagipula, imbuhnya, bisa saja api sisa bakaran meluas hingga ke pemukiman warga dan menyebabkan kerugian materiil maupun korban jiwa.

"Tentu ini sangat tidak diharapkan, maka itu mari bersama-sama menjaga," ungkap Bripka Rahmi.

Mempertegas imbauan tersebut, Bripka Rahmi mengajak warga berfoto bersama dengan membentang spanduk imbauan larangan membakar lahan.

Bripka Rahmi juga menyerahkan Maklumat Kapolda Kalteng tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar kepada Johansyah, warga yang ditemui.

"Kami harap masyarakat bisa bekerjasama dan dengan adanya sosialisasi sambang ini, masyarakat jadi tahu kalau ada sanksi hukum jika membakar hutan/lahan," pungkasnya. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved