Meliana Divonis 18 Bulan Penjara, Menteri Agama Bongkar Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid

Meliana harus mendekam di penjara akibat dituduh melakukan penistaan agama karena meminta volume speaker masjid dipelankan ketika azan.

Meliana Divonis 18 Bulan Penjara, Menteri Agama Bongkar Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid
via Tribunpontianak.co.id
Menteri Agama dan Meliana 

TRIBUNKALTENG.COM- Meliana harus mendekam di penjara akibat dituduh melakukan penistaan agama karena meminta volume speaker masjid dipelankan ketika azan.

Kasus yang menjerat warga Tanjungbalai, Sumatera Utara yang dijatuhi hukuman 18 bulan tahanan ini menyedot perhatian publik.

Bahkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin turut buka suara atas kasus ini.

Menurut Lukman, terjadi penerapan pasal penistaan agama yang keliru dalam kasus Meliana.

Baca: Inilah Detik-detik Aries Susanti Rebut Emas Panjat Tebing di Asian Games 2018, Mirip Spiderman!

Baca: 5 Info Terbaru Pendaftaran CPNS 2018, Perhatikan Persyaratan Berikut Ini

Baca: Masih Jadi Kontroversi, Ini Fakta Vaksin Measless dan Rubella

" Hemat saya, mestinya penerapan Pasal 156a UU 1/PNPS/1965 dalam kasus Ibu Meliana tak bisa berdiri sendiri, karena harus dikaitkan dengan konteks Pasal 1 UU tsb," tulis Lukman di akun Twitter-nya, @lukmansaifuddin, Kamis (23/8/2018).

Pasal yang dimaksud adalah berikut:

Pasal 156a
Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:
a. yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalah-gunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apapun juga, yang bersendikan ke-Tuhanan Yang Maha Esa.

Bunyi Pasal 1
Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu
agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari agama itu, penafsiran dan kegiatan
mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga mem-posting aturan penggunaan pengeras suara di Masjid.

"Inilah Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Musholla yang masih berlaku hingga saat ini.." tulis Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
 

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved