Otomotif

Kebijakan DP 0 Persen untuk Pembelian Kendaraan, Begini Respons Suzuki

Menurut Setiawan, rencana kebijakan DP nol persen bagi pembelian kendaraan baru memang akan menarik minat konsumen.

Kebijakan DP 0 Persen untuk Pembelian Kendaraan, Begini Respons Suzuki
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan All New Ertiga di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/4/2018). All New Ertiga menggunakan mesin baru dengan kapasitas lebih besar, yakni mesin bensin 1.5L K15B dengan tenaga 104 PS dan torsi maksimum 138 Nm. Harga All New Ertiga naik Rp 9 juta per unit tiap varian. Harga terendah per unitnya dipatok Rp215,5 juta dengan harga tertinggi sebesar Rp253 juta. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNKALTENG.COM, BANTEN - Adanya rencana down payment (DP) nol persen untuk pembelian kendaraan yang akan diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), menurut Suzuki Indomobil Sales (SIS), sejauh ini belum diketahui mereka secara detail ,

Namun bagi SIS, rencana tersebut bisa menjadi faktor pemicu menggairahkan pasar otomotif di Indonesia.

4W Deputy Managing Director SIS Setiawan Surya, mengatakan bila kebijakan atau aturan tersebut diterapkan akan menggundang minat beli masyarakat terhadap produk-produk otomotif.

Baca: Kamis Diduga Depresi, Lalu Nekat Gantung Diri Menggunakan Tali Nilon, Begini Kata Kepolisian

Baca: PT PLN Buka Lowongan Pekerjaan, Ini Syarat dan Batas Waktunya

Baca: Selamat Idul Adha 2018, Ini 6 Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha

"Pada prinsipnya kita di showroom tergantung pihak pembiayaan, mereka berani atau tidak, siap atau tidak. Efek memacu penjualan itu bisa, tapi ya itu, perusahaan pembiayaan bagaimana," ucap Setuawan kepada wartawan di Serang, Banten, Selasa (21/8/2018).

Menurut Setiawan, rencana kebijakan DP nol persen bagi pembelian kendaraan baru memang akan menarik minat konsumen.

Sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM), sudah pasti kebijakan ini cukup positif, namun tantangan terbesarnya ada di perusahaan pembiayaan.

"Kita tahu lah DP nol persen itu kan risikonya besar sekali, yang sekarang dengan DP saja masih banyak masalah. Balik lagi, bila diterapkan yang tergantung pihak pembiayaannya saja, kalau dari kami sifatnya tinggal menyediakan unit, mau tunai dan kredit DP berapa saja tidak ada masalah," ucap Setiawan.

Seperti diketahui, OJK berencana menerbitkan revisi aturan No.29/POJK.05/2014 tentang penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan.

Salah satu poin-nya adalah mengenai pemberlakuan DP nol rupiah untuk pembelian kendaraan bermotor.

Sebelumnya, Direktur Utama Mandiri Utama Finance (MUF) Stanley Setia Atmadja, menjelaskan bila aturan tersebut bisa berdampak dua sisi, yakni positif dan negatif.

"Bagi perusahaan multi finance tergantung dari kemampuan apakah operasionalnya bisa menangani uang muka rendah atau tidak," ujar Stanley beberapa waktu lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanggapan Suzuki Soal DP 0 Persen" 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved