Kabar Kalsel

Cerita Rekayasa Janggal, Terungkap Pria Ini yang Hamili Putri Kandungnya

Kehamilan korban itu direkayasa sang ayah akibat kenakalan remaja yang berakibat sering berpacaran dengan sopir.

Cerita Rekayasa Janggal, Terungkap Pria Ini yang Hamili Putri Kandungnya
Google/net
ilustras 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Kasus asusila yang dilakukan ayah kandung terhadap putri kandungnya, menggegerkan warga Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel.

Mencuatnya kasus tersebut karena diduga ada rekayasa yang dilakukan sang ayah untuk menutupi perbuatannya asusilanya terhadap anak kandungnya itu.

Baca: Beredar Video Aura Kasih Berpegangan Tangan dengan Pria Bule Ganteng, Pacar Baru atau TTM?

Namun kasus asusila itu terungkap berkat laporan Hj Nelly Ariani kepada pihak Polres Tanahlaut yang melihat kehamilan korban (anak kandung) ada kejanggalan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanahlaut Hj Nelly Ariani menilai adanya rekayasa yang dilakukan ayah kandung tersebut terhadap kehamilan putrinya.

Baca: Pelatih Basket Korsel Sebut Fasilitas Wisma Atlet Lebih Buruk dari Penjara

Baca: Saat Sedang Tidur Pulas, Pekerja Tambang Batu Bara di Tahlaut Disabet Parang Sampai Tewas

Baca: Berkah Johny Gala Naik Tiang Bendera, Hotman Paris Beri Rp 25 Juta, Kapolda NTT Bangunkan Rumah

Kehamilan korban itu direkayasa sang ayah akibat kenakalan remaja yang berakibat sering berpacaran dengan sopir.

Belakangan diketahui, identitas sopir itu tidak jelas karena memang sangat janggal dan hanya cerita fiktif karangan si ayah korban.

"Korban kami jaga selama kehamilan hingga melahirkan di rumah perlindungan," terang Hj Nelly.

Ya, saat ini kasus ayah hamili anak kandung yang menghebohkan warga di Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut itu sudah bergulir di Pengadilan Negeri Pelaihari.

Penasihat hukum terdakwa, Hj Sunarti dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (17/8/2018) malam, membenarkan bahwa pekan depan itu agendanya mendengar keterangan terdakwa.

Menurut Sunarti, keterangan korban dan saksi sudah disampaikan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (16/8/2018).

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help