Pilpres 2019

Begini Tanggapan Prabowo Dengar Jokowi Naikan Gaji Pokok ASN dan Pensiunan Sebesar 5 Persen

Jokowi menjanjikan bakal menaikan gaji pokok bagi asn dan pensiunan. Besarnya kenaikan gaji pokok itu, sebesar 5 Persen.

Begini Tanggapan Prabowo Dengar Jokowi Naikan Gaji Pokok ASN dan Pensiunan Sebesar 5 Persen
Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM - Jelang Pilpres 2019, Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan yang pastinya sedikit banyak bakal mempengaruhi suara pemilih di negara ini terutama mereka yang berstatus aparatur sipil negara (asn) dan pensiunan. 

Jokowi menjanjikan bakal menaikan gaji pokok bagi asn dan pensiunan.  Besarnya kenaikan gaji pokok itu, sebesar 5 Persen.

Baca: Prabowo Setara Hugo Chavez, Kim Jong Un & Fidel Castro, Raih Anugerah The Star of Soekarno

Terkait dengan Kebijakan Jokowi ditengah-tengah jelang pelaksanaan pilpres 2019 yakni menaikan gaji sebesar 5 persen itu, bakal calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi dingin kebijakan tersebut.

Menurutnya, segala bentuk program atau kebijakan pemerintah untuk membantu dan meringankan penderitaan masyarakat Indonesia adalah baik.

Baca: Ini Pujian Gus Dur Tentang Sosok Prabowo Yang Diungkapkan Said Aqil

Baca: Rela Naik Genteng Demi Melihat Ustadz Abdul Somad

“Kalau setiap usaha untuk kesejahteraan PNS, guru ABRI, itu tentunya baik dan bagus," ujar Prabowo di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Prabowo menuturkan, saat ini problem terkini yang dihadapi bangsa Indonesia, yakni masalah di bidang ekonomi. Seperti, persoalan kemiskinan, menciptakan suatu ekonomi yang lebih adil, serta stabilitas harga-harga kebutuhan pangan yang terjangkau.

"Yang penting kemampuan ekonomi kita dan ingat rakyat Indonesia miskin harus diperbaiki,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Kenaikan gaji pokok bagi asn dan pensiunan itu disampaikan Jokowi saat penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2019 pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2018-2019, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang, yang dikutip dari situs resmi sekretariat kabinet.

Baca: Skor Akhir Laos vs Timnas U-23 Indonesia Asian Games 2018, Skor 0-3, Buka Asa Indonesia Hasil Akhir

"Pada tahun 2019 Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara, serta para pensiunan sebesar rata-rata 5 persen,” kata Presiden Jokowi yang disambut tepuk tangan panjang peserta Rapat Paripurna DPR itu.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, ada langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk memperbaiki kinerja birokrasi.

Baca: Dampak Gempa 7 SR 5 Agustus 2018, Daratan Pulau Lombok Naik 25 Sentimeter

Satu diantaranya adalah penunjukkan e-procurement yakni satu data dan satu peta, penguatan reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas layanan publik, diantaranya melalui Mal Pelayanan Publik.

"Upaya perbaikan birokrasi tersebut telah meningkatkan peringkat Government Effectiveness Index Indonesia, dari peringkat 103 pada tahun 2015 menjadi peringkat 86 pada tahun 2016 atau naik 17 peringkat,” kata Jokowi.

Dalam rapat paripurna DPR RI ini, hadir pula Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), pimpinan dan anggota DPR, serta para menteri kabinet keja dan para pimpinan lembaga pemerintah non kementrian.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Jokowi: Gaji Pokok dan Pensiun bagi ASN serta Pensiunan Naik 5 persen.

(Penulis: Tiffany Marantika Dewi)

Editor: Hari Widodo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved