Kabar Kalsel

Peringati HUT RI,120 Pendaki di Kalsel Lakukan Pendakian Merah Putih ke Puncak Kahung

Peserta akan menancapkan bendera merah putih di puncak Kahung tepat pada perayaan Dirgahayu ke 73 RI pada tanggal 17 Agustus 2018

Peringati HUT RI,120 Pendaki di Kalsel Lakukan Pendakian Merah Putih ke Puncak Kahung
istimewa
Pendakian Merah Putih akan mendaki puncak Kahung dalam rangka HUT ke 73 Kemerdekaan RI 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Sebanyak 120 pendaki dari berbagai SKPD lingkup Pemprov Kalsel berkumpul di halaman Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (14/08/2018). Mereka adalah peserta pendakian merah putih yang akan dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2018 nanti.

Berbeda tahun-tahun lalu, pendakian merah putih tahun ini dilakukan menunu puncak Kahung. Peserta akan menancapkan bendera merah putih di puncak Kahung tepat pada perayaan Dirgahayu ke 73 RI pada tanggal 17 Agustus 2018.

Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurafik menjelaskan, Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel ini sebut merupakan salah satu semangat nasionalisme yang di wujudkan melalui perjalanan ke puncak gunung kahung.

Baca: Barsel Perpanjang Landasan Pacu Bandara Sanggu Buntok, Hercules pun Bisa Mendarat

Gunung Kahung yang belakangan ini mulai terkenal namanya lantaran keindahan alam yang luar biasa. Hutan perawan tersebut, siap untuk di eksplore keindahannya.  Selain untuk tujuan untuk penelitian, gunung ini juga menyimpan sejuta keindahan di baliknya.

"Di tempat lain boleh memiliki pantai, atau air terjunnya, kita sendiri memiliki pohon-pohon yang hanya ada di tempat kita saja," ujarnya usai apel.

Hanif mengatakan, selama pendakian tiga hari tersebut peserta harus menempuh perjalanan sejauh 30 kilometer dari Desa Belangian menuju puncak Kahung.  Artinya, pulang pergi peserta harus melangkahkan kaki sejauh 60 kilometer.

Baca: Dijahit Oleh Ibu Negara, Bendera Pusaka Indonesia Terbuat dari Tenda Warung Soto

Senada, Sekda Provinsi Kalsel H Abdul Haris mengatakan bahwa dengan program revolusi hijau yang dicanangkan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang tidak hanya memulihkan lahan kritis namun mengenalkan potensi alam di kalsel sendiri.

“Kita harus menjadi lokomotif bagi pontesi alam yang ada di kalsel. Karena apa yang kita perbuat saat ini akan di rasakan oleh anak cucu kita," ujar Abdul Haris.

Ia juga berharap agar peserta yang berangkat bisa memerkenalkan Kahung sebagai eko wisata yang memiliki potensi pariwisata yang luas biasa dan bernilai jual tinggi. (banjarmasinpost.co.id /milnasari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help