Kabar Palangkaraya

Polisi Ungkap Ibu Pembuang Bayi di Semak-semak, Lagi-Lagi Akibat Hubungan Bebas

Ibu bayi berinisial Hel (15) mengakui sebagai orang tua bayi yang membuang bayinya di semak-semak yang ada dibelakang rumahnya di TKP

Polisi Ungkap Ibu Pembuang Bayi di Semak-semak, Lagi-Lagi Akibat Hubungan Bebas
tribunkalteng.com/fathurahman
Hel (15) ibu yang membuang bayi diamankan petugas. Kepada petugas Hel mengaku membuang bayinya karena malu 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kasus pembuangan bayi laki-laki yang baru berumur kurang 24 jam yang ditemukan di semak-semak jalan G Obos XXVII Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kamis (9/8/2018) akhirnya terungkap.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, bersama jajarannya dan dokter yang menangani kasus penemuan bayi laki-laki tersebut Jumat (10/8/2018) melakukan press konference terkait pengungkapan ibu yang tega membuang bayinya tersebut.

Ibu yang membuang bayi langsung diamankan polisi dan masih mendapat perawatan di RS Bhayangkara di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkaraya.

Baca: RS Doris Sylvanus Banjir Telpon, Ingin Adopsi Bayi Lelaki Dibuang Disemak di Palangkaraya

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar mengungkapkan, Ibu bayi berinisial Hel (15) yang berhasil mereka amankan mengakui sebagai orang tua bayi yang membuang bayinya di semak-semak yang ada dibelakang rumahnya di TKP penemuan bayi tersebut.

Kapolres mengatakan, Ibunya masih di bawah umur termasuk teman lelakinya atau ayah si bayi juga berumur 16 tahun. Ayah bayi tersebut saat ini masih dalam pengejaran petugas.

"Mereka belum menikah tetapi melakukan huhungan intim hingga bayinya dilahirkan," ujarnya.

Diceritakan, Hel pelaku yang tak lain adalah ibu bayi saat itu kepada penyidik mengaku tidak tau jika dia sedang hamil, tetapi saat kejadian dia mengaku sering pipis.  Entah kenapa, saat itu pecah ketuban dan bayi itu pun keluar.

"Saat itu bayinya keluar sendiri tanpa bantuan bidan, oleh ibunya ditarik hingga bisa keluar dan diambilnya kertas kresek atau plastik kemudian di bungkus dan diletakkan di semak belakang rumahnya,"ujar Kapolres.

Baca: Ada 4 Titik Lokasi Tes Pendaftaran CPNS 2018 untuk Tiap Provinsi

Diterangkan Kapolres, ketika dibuang  warga curiga ada suara bayi disemak belakang rumah pelaku. Bersama polisi, kemudian melakukan pencarian suara yang kemudian diketahui memang suara bayi laki-laki yang hanya dibungkus plastik.

"Saat ini, Ibu bayi masih dirawat di RS Bhayangkara dan masih dalam pengawasan pihak rumah sakit RS Bhayangkara, untuk memulihkan kondisinya. Petugas kami hingga saat ini juga masih memburu pasangan lelakinya," terang Kapolres.

Menurut Kapolres, motif pelaku membuang bayinya, akibat pergaulan bebas akhirnya kebablasan dilakukan orang tua bayi hingga hamil dan melahirkan, kemudian nekat membuang bayi tersebut, karena merasa malu. Ibu dan bapak bayi tersebut sama-sama masih di bawah umur dan belum bekerja.

Bapak dari bayi merupakan pelajar salah satu SMK di Palangkaraya yang sedang tugas magang dari sekolah, sedangkan ibunya tidak sekolah atau putus sekolah dan selama ini tinggal bersama budenya di Palangkaraya yang ada di sekitar TKP. (tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help