Kabar Dunia

Keluarga Ini Alami Depresi dan Trauma Gegara Lalat, Tiap Bulannya Habiskan Rp 925 Ribu

Bahkan beberapa hinggap di wajah keluarga tersebut saat malam sehingga mereka kesulitan untuk makan dan tidur.

Keluarga Ini Alami Depresi dan Trauma Gegara Lalat, Tiap Bulannya Habiskan Rp 925 Ribu
Daily Mirror
Gangguan ratusan lalat membuat sebuah keluarga di Bilton, Inggris mengalami depresi dan trauma. 

TRIBUNKALTENG.COM - Pasangan asal Inggris menghabiskan uang sebanyak Rp 925 ribu setiap bulannya demi mengusir ratusan lalat yang masuk ke rumah mereka setiap hari.

Insiden tersebut bermula saat keduanya memutuskan pindah ke daerah Bilton.

Sayang, alih-alih mendapatkan ketenangan, mereka malah terganggu dan mulai depresi gara-gara lalat.

Setiap harinya, ratusan lalat datang dan mengerumuni daput mereka.

Baca: 2 Cangkir Kopi dan Air Mineral, Pengunjung Bayar Rp700 Ribu, Pihak Kafe Berkilah ini

Baca: Dahsyatnya Zikir, Amalkan ini Sekali Sehari Saja Selama 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah

Baca: Prabowo-Sandiaga Salat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, AHY dan Ibas Ikut Mendampingi

c
Lalat beterbangan di dapur. (Daily Mirror)

Bahkan beberapa hinggap di wajah keluarga tersebut saat malam sehingga mereka kesulitan untuk makan dan tidur.

Dilansir Tribunnews dari Mirror, Jumat (10/8/2018), keluarga yang tak diungkap identitasnya ini menyalahkan kawasan peternakan di dekat mereka, East Hull Community Farm.

Mereka yakin ternak dan kotorannya menjadi penyebab utama ratusan lalat masuk ke dalam rumah.

c
East Hull Community Farm dituding menjadi penyebab gangguan ratusan lalat yang masuk ke rumah-rumah. (Daily Mirror)

"Kami telah diberi tahu beberapa tetangga, mereka juga menghadapi masalah serupa selama 20 tahun terakhir. Sekitar 100 orang yang tinggal di sini harus berjuang setiap harinya."

Tak hanya kesulitan makan dan tidur, pasangan ini juga mengaku kesehatan mereka terganggu karena jumlah lalat di rumah sangat banyak.

"Anak-anak kami mengalami diare karena lalat selalu hinggap di makanan. Sekarang ini aku takut membeli makanan segar karena akan menarik perhatian lalat," ujar mereka.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help