Bisnis dan Ekonomi

Jelang Idul Adha, Pemprov Kalteng Siapkan 25 Ribu Ekor Ayam Potong

Menurut dia, kekosongan ayam yang kerap terjadi bisanya merupakan ulah spekulan yang ingin mengambil untung besar

Jelang Idul Adha, Pemprov Kalteng Siapkan 25 Ribu Ekor Ayam Potong
Tribun Kalteng/Fathurahman
Penjualan ayam potong di Psar Tradisional Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Terjadinya kenaikkan harga jual daging ayam di Pasar Tradisional Palangkaraya maupun di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, belum lama tadi diduga akibat ulah spekulan.

Harga ayam di Sampit, sempat tembus Rp60 ribu lebih dalam beberapa pekan ini, karena daging ayam yang dijual di pasaran sedikit, sehingga spekulan yang kemudian memainkan harga.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPHP) Provinsi Kalteng, Sunarti, saat kegiatan, pertemuan dengan mengumpulkan ratusan Mantri Tani dan Penyuluh Pertanian se Kalteng di Palangkaraya,mengatakan, kenaikkan harga ayam potong akibat ulah spekulan.

Menurut dia, ayam potong dikandang peternak lokal sebenarnya ada dan saat ini mencapai 25 ribu ekor, yang disiapkan jelang Idul adha, sehingga sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal.

Baca: Tutupi Wajahnya dengan Kain Setiap Setubuhi Hasni, Dukun Jago Menjelma Jadi Sosok Pria Tampan

Baca: Bunda, Besok Bawa Uang Lebih Buat Sumbangan Korban Gempa

Baca: Kepergok Berbuat Mesum di Kamar Mandi, 2 Perawat Rumah Sakit Dipecat

Menurut dia, kekosongan ayam yang kerap terjadi bisanya merupakan ulah spekulan yang ingin mengambil untung besar dengan memanfaatkan kekosongan ayam potong ketika produksi peternak lokal sedang kosong.

"Memang saat stok produksi peternak lokal kosong dan pasokan ayam dari Kalsel berkurang, maka spekulan bermain harga, ini yang kami upayakan agar banyaknya spekulan yang bermain harga harus dicarikan solusi supaya harga tidak melambung tinggi di pasar," ujarnya.

Soal ayam potong ini juga sempat dibahas di pertemuan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, yang kemudian salah satu solusi ketika ayam dari peternak lokal kosong dan pasokan ayam Kalsel berkurang, maka akan didrop daging ayam beku.

"Ya, memang salah satu upaya untuk menekan kenaikkan harga ayam potong adalah dengan memperbanyak daging ayam beku dan menambah pasokan daging ayam di pasar penyeimbang, agar harga stabil," ujar Setian, salah satu Tim TPID Kalteng. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved