Gempa di Lombok

''Bunda, Besok Bawa Uang Lebih Buat Sumbangan Korban Gempa''

Bocah yang duduk di kelas 2 MIN Pahandut Palangkaraya ini memang sebelumnya mengaku mendapat pesan dari gurunya di sekolah

''Bunda, Besok Bawa Uang Lebih Buat Sumbangan Korban Gempa''
Twitter/Sutopo_PN
Dampak gempa di Lombok dan sekitarnya membuat bangunan rusak. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat dan sebagian Bali, memantik keprihatinan berbagai pihak.

Di Palangkaraya, rasa solidaritas terhadap para korban antara lain ditunjukkan dengan dilakukannya penggalangan dana oleh berbagai elemen dengan maksud untuk disumbangkan kepada para korban.

"Bunda, besok bawa uang lebih buat sumbangan," demikian Sayyida Aisya berujar kepada sang ibu.

Bocah yang duduk di kelas 2 MIN Pahandut Palangkaraya ini memang sebelumnya mengaku mendapat pesan dari gurunya di sekolah untuk mengumpulkan sumbangan bagi korban gempa bumi.

Baca: Hakim Tolak Permohonan Praperadilan, Cut Tari dan Luna Maya Masih Berstatus Tersangka

Baca: VIDEO: Ular Piton 7 Meter Ditemukan dengan Perut Membesar, Setelah Dibelah Ternyata Isinya . . .

Baca: Rp 1 Miliar di Rekening Tabungan Menyusut Jadi Rp 1 Juta, Roro Fitria Bingung Ditanya Hakim

Meski tidak ditentukan besaran jumlah sumbangan oleh pihak sekolah, Sayyida Aisya mengaku tergugah dan rela memberikan sebagian dari uang tabungannya.

Musibah gempa bumi 7,0 SR yang meluluhlantakkan sejumlah bangunan termasuk rumah ibadah di Lombok, mengakibatkan puluhan orang kehilangan nyawa.

Puluhan ribu lainnya juga terpaksa mengungsi ke tenda penampungan dengan keterbatasan sarana karena kehilangan tempat tinggal.

Penggalangan dana juga dilakukan oleh kalangan pelajar dan mahasiswa di Kota Palangkaraya bagi korban gempa bumi.

Seperti yang dilakukan gabungan anggota PMII Kalteng dan PMII Cabang Palangkaraya yang terdiri dari beberapa rayon di kampus yang pada Selasa (7/8/2018), berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp Rp 6,671 juta.

“Alhamdulillah, kami aksi turun jalan untuk penggalangan dana dan setelah dihitung, terkumpul Rp 6.617.500. Ini masih hari pertama,” sebut Ridani, Ketua PC PMII Kota Palangkaraya usai aksi di bundaran kecil.

Ridani menyebut, rencananya kegiatan galang donasi untuk korban Gempa Lombok tersebut berlangsung selama tiga hari, khusus sore hari. Ia berharap dua hari ke depan bisa melebihi perolehan hari pertama ini.

"Kemarin dari pihak sekolah mengumumkan akan menggalang bantuan kemanusiaan. Tapi bentuknya berupa uang saja supaya mudah disalurkan," timpal Farhat Abdillah, siswa kelas VIII MTs Muslimat NU Palangkaraya. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help