Kabar Kalsel

Paman Birin Titip Doa di Salat Hajat Harjad Kalsel

Salat Hajat dan Zikir bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama tokoh masyarakat dipimpin KH Zuhdianoor atau Guru Zuhdi.

Paman Birin Titip Doa di Salat Hajat Harjad Kalsel
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Salat Hajat dan Zikir Bersama di Mahligai Pancasila 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Memperingati Hari Jadi Ke-68 Kalimantan Selatan dan Hari Kemerdekaan Ke-73 Republik Indonesia warga Kalimantan Selatan menggelar Salat Hajat dan Zikir bersama yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (7/8/2018).

Salat Hajat dan Zikir bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor bersama tokoh masyarakat tersebut dipimpin KH Zuhdianoor sekaligus memimpin zikir dan penceramah.

Hadir dalam acara tersebut selain Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Wakil Gubernur Rudy Resnawan, Sekda Kalsel H Haris Makkie, Ketua DPRD Kalsel H Bahrudin juga tokoh masyarakat yang juga Pemimpin Umum Banjarmasin Post Group HG (P) Rusdi Effendi AR.

Baca: Sebanyak 5.560 Napi di Kalsel Diusulkan Memperoleh Remisi Umum

Sejumlah kepala daerah kabupaten/kota, tokoh masyarakat dan ratusan undangan lainnya khusyu mengikuti Salat Hajat dan Zikir tersebut.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berharap para ulama, tokoh dan masyarakat Indonesia sama-sama berdoa agar masyarakat Kalimantan Selatan tetap aman dan sejahtera.

Dalam kesempatan itu pula Paman Birin, demikian Gubernur Kalsel itu biasa disapa, memohon kepada jemaah agar mendoakannya bersama keluarga berangkat menunaikan Ibadah haji pada 12 Agustus 2018.

Baca: Penjabat Bupati Tanahlaut Lakukan Ini Setelah Dilantik

"Saya berharap doa dari warga masyarakat Kalimantan Selatan agar jemaah haji Kalimantan Selatan termasuk saya berangkat dan pulang dengan kondisi sehat tanpa kekurangan satu apapun," kata Paman Birin.

KH Zuhdianoor dalam tausiahnya meminta kepada jamaah yang hadir  agar meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT dan memperbanyak mengamalkan selawat kepada, Muhammad SWT.

Guru Zuhdi, mengatakan, dengan rasa syukur tersebut hati menjadi bahagia, senang. Sebaliknya barang siapa ada di hatinya bala maka pandangan hati itu menjadi pusang (gelisah).

Salat Hajat dan Zikir bersama tersebut juga diisi juga dengan pembacaan surah Yasin dan ditutup pembacaan doa. (banjarmasinpostco.id/burhani yunus)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Sofyar Redhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help