kabar kalsel

Pabrik Sawit Bakal Dibangun di Jorong, Januari Beroperasi

Koperasi Jasa Profesi “Cipta Prima Sejahtera” akan membangun pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi virgin palm oil (VPO) di Jorong.

Pabrik  Sawit Bakal Dibangun di Jorong, Januari Beroperasi
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Ketua Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera, H Hilmi Hasan menandatangi perjanjian kerjasama PT Daxen Agri Pratama dengan KJPCPS dan Yayasan Desa Emas Indonesia, Jumat (03/08/2018) di Aula Gawi Seberataan Pemko Banjarbaru 

TRIBUNKALTENG.COM, Banjarbaru - Panen raya buah sawit saat ini terjadi Kalsel, akibatnya harga sawit pun anjlok. Petani pun tak bisa berbuat banyak, ketiadaan pabrik pengolahan buah sawit membuat hasil panen mereka membusuk tidak tertampung di pabrik.

Kadisbunak Provinsi Kalsel, Suparmi mengatakan, saat ini petan sawit di Kalimantan Selatan mengeluhkan harga sawit yang turun. Selain itu, juga banyak buah sawit yang tak tertampung di pabrik.

"Lebih baik jika ada pabrik pengolahan kelapa sawit jadi sawit petani tidak membusuk akibat tak tertampung di pabrik," ujarnya dalam sambutan penandatanganan perjanjian kerjasama PT Daxen Agri Pratama dengan KJPCPS dan Yayasan Desa Emas Indonesia, Jumat (03/08/2018) di Aula Gawi Seberataan Pemko Banjarbaru.

Hal itulah yang ditindaklanjuti oleh Koperasi Jasa Profesi “Cipta Prima Sejahtera” dengan akan membangun pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi virgin palm oil (VPO).

Baca: Bahaya Jika Tidur Saat Televisi Masih Menyala

Ketua Koperasi Jasa Profesi  Cipta Prima Sejahtera, H Hilmi Hasan mengatakan mereka akan membangun pabrik pengolahan kelapa sawit di Desa Batalang, Jorong Tanahlaut dengan menggandeng PT Daxen Agri Pratama sebagai pemberi modal.

Saat ini, terang Hilmi. perluasan kebun KJPCPS terus dikembangkan. Namun pihaknya menyadari perlunya penguatan ekonomi masyarakat sekitar melalui koperasi khususnya bagi petani sawit di sekitar kebun koperasi.

Pihaknya berkeinginan membuat pabrik kelapa sawit yang dimiliki oleh anggota koperasi, melalui PT Berkat Usaha Sejahtera (BUSRA). Pembangunan pabrik kelapa sawit ini merupakan project pertama. Kedepan, pihaknya juga sedang mempersiapkan lokasi untuk membuat pabrik-pabrik CPO/VPO/VCO yang lain. Harapannya dapat mendukung perekonomian masyarakat pedesaan di Kalsel dikemudian hari bekerja sama dengan PT  DAP.

"Harapan kami pada akhir atau Januari 2019 nanti pabrik bisa berdiri dan meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar dengan menjadi karyawan pabrik dan sawit mereka bisa dijual ke pabrik kami," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Fadli Zon Perlihatkan 60 Jenderal Dukung Prabowo sebagai Capres 2019

Selain menggandeng PT DAP, KJPCPS juga menggandeng Gerakan Desa EMAS untuk menerapkan Peta Jalan Industri Desa KEIN, agar setiap desa memiliki industri desa yang berbasis pertanian secara terintegrasi (Agro, Marine, Wisata dan Kreatif) dalam rangka mendukung Program Nawacita nya Pemerintah saat ini dalam rangka memerangi Kemiskinan, Kesenjangan dan Ketidak adilan. Dan Peta Jalan ini sudah di bahas dalam Forum Group Diskusi di Tanah Laut sebelumnya.

Proyek ini, akan menjadi proyek strategis pertama industri desa karena dibangun di desa di Provinsi Kalimantan Selatan dan dimiliki oleh koperasi petani dari lebih tujuh desa dan nantinya juga bisa dimiliki oleh BUMDes Bersama beberapa desa dan akan menjadi rujukan bagaimana caranya mendirikan dan memiliki Industri yang berbasis perdesaan serta produk pertamanya adalah Virgin Palm Oil yang di olah melalui tiga cara.

Baca: Jelang Putaran Kedua Liga 2 2018, Martapura FC Cuci Gudang Pemain

Pertama secara pengolahan tradisional, Kedua melalui mesin skala industri desa dan ketiga melalui pabrik skala menengah ke atas. Namun memiliki kualitas produk yang sama di bawah supervisi DXN kualiti. Selanjutnya  akan dilanjutkan dengan produk VCO (Virgin Coconut Oil), Jamur dan lain-lain.

Sementara walikota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani mendukung adanya pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit di Jorong. Ia berharap agar Kota Banjarbaru juga bisa mendapatkan imbas perekonomian dari pembangunan pabrik tersebut.

"Kalau bisa head officenya di Banjarbaru saja," ujarnya.

Sementara Chairman DXN Holding PT Daxen Agri Pratama, Dato DR Lim Siow Jin mengungkapkan Kasel dipilih menjadi mitra pembangunan pabrik karena dekat dengan Malaysia. Selain itu orang nomor tiga terkaya di Malaysia tersebut mengatakan Kalsel memiliki perkebunan sawit yang cukup besar untuk dibuatkan pabrik pengolahan. (banjarmasinpost.co.id /milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help