Selebrita

Karma ANTV Dicap Haram, Begini Hasil Rembuk Ulama NU Jawa Timur

Nantinya, mereka akan mengungkap kisah dari orang yang memiliki permasalahan tersebut serta memberi sejumlah saran untuk kehidupan yang lebih baik.

Karma ANTV Dicap Haram, Begini Hasil Rembuk Ulama NU Jawa Timur
Instagram/@karmashowantv
Acara Karma ANTV yang difatwa haram oleh ulama NU Jatim 

TRIBUNKALTENG.COM - Karma, acara televisi realitas adikodrati yang ditayangkan oleh ANTV dinyatakan haram oleh ulama Jawa Timur.

Fatwa yang menyebut Karma haram itu hasil Bahsul Masail, Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) Jatim di Ponpes Lirboyo, kota Kediri.

Pada Bahsul Masail itu salah satu bahasannya yakni tayangan Karma.

Karma dinyatakan haram karena tergolong menayangkan arrof atau kahin (peramal).

Baca: BKSDA Kalsel Pantau Buaya di Batola

Baca: Kena Batunya! Mau Bikin Onar, 2 Preman Ini Tak Tahu Berhadapan dengan Petarung UFC

Baca: Beberapa Jam Dirilis, Cover Lagu Atouna El Toufoule Sabyan Gambus Sudah Ditonton Ratusan Ribu Kali

Tayangan arrof mengandung unsur-unsur menyebarkan aib orang lain.

Praktik itu dikhawatirkan akan merusak akidah orang lain.

Sementara hukum menonton dan mempercayai kisah dalam acara Karma adalah haram.

Namun hukumnya masih aman jika tayangan itu menjadi bahan kajian atau contoh untuk memberikan nasihat membedakan haq dan bathil selama tak mempercayai ramalannya.

Seperti dilansir TribunStyle.com dari Tribunnews.com, Rabu (1/8/2018), fatwa haram itu sesuai keputusan Bahsul Masail Waqi’iyyah dalam rangka Konferwil PWNU Jawa Timur 2018 di Pondok Pesantren Lirboyo – Kediri yang telah berakhir 29 Juli 2018.

Bahsul Masail dihadiri tokoh ulama NU seperti KH Yasin Asmuni, KH Mahrus Maryani, KH MB Firjoun Barlaman, KH. Murtadho Ghoni.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help