Bisnis dan Ekonomi

Inflasi Masih Bakal Terjadi di Kalteng, Ini Penyebabnya

Pada beberapa komoditi, tarif pulsa ponsel bahan bakar, telur ayam, bawang merah dan ayam goreng menjadi penyumbang inflasi di Palangkaraya.

Inflasi Masih Bakal Terjadi di Kalteng, Ini Penyebabnya
tribunkalteng.co.id/elhami
Ilustrasi - Truk angkutan barang 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Naiknya harga beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM), cukup berpengaruh terhadap inflasi.

Di Kalteng, kondidi ini diprediksi masih akan berpengaruh pada Agustus 2018, terutama pada biaya angkut.

Kondisi ini dipaparkan saat digelar rilis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, Kamis (2/8/2018).

"Kami melihat, tekanan inflasi masih akan terjadi pada Agustus sebagai dampak biaya angkutan komoditas strategis akibat kenaikan Pertamax dan Dexlite," beber Deputi Bidang Moneter Bank Indonesia Perwakilan Kalteng Setian.

Baca: Karma ANTV Dicap Haram, Begini Hasil Rembuk Ulama NU Jawa Timur

Baca: Calon Jamaah dari Kobar dan Lamandau Carter Pesawat ke Palangkaraya

Baca: Makhluk Berkaki Delapan Hidup di Wajah Manusia, Jumlahnya Ribuan!

Secara umum, inflasi Kalteng selama Juli 2018 tercatat sebesar 0,01 persen. Namun angka ini dinyatakan tergolong lebih rendah dibanding beberapa provinsi lain di Kalimantan.

Pada beberapa komoditi, tarif pulsa ponsel bahan bakar, telur ayam, bawang merah dan ayam goreng menjadi penyumbang inflasi di Palangkaraya. Sedangkan di Sampit, inflasi terjadi pada pulsa ponsel, bahan bakar rumah tangga.

Sebagai antisipasi, kata Setian, TPID sudah siapkan beberapa rencana aksi. Antara lain pembukaan 5 kandang baru di Pangkalanbun, Sampit, dan Palangkarsya untuk ternak ayam ras.

Selain itu juga dilakukan perluasan tanaman bawang merah, cabai besar dan cabai rawit. Di bidang perikanan dilakukan penambahan bibit ikan untuk kolam penyangga. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved