kabar kalsel

Dua Bulan Dinkes Kapuas Targetkan 90 Ribu Anak Diimunisasi MR

Pemkab Kapuas dalam waktu dua bulan ke depan menargetkan mengimunisasi anak dengan jumlah lebih 90 Ribu orang

Dua Bulan Dinkes Kapuas Targetkan 90 Ribu Anak Diimunisasi MR
istimewa
Pelepasan balon menandai pelaksanaan pencanangan kampanye Imunisasi Measles Rubella (IMR) di Kabupaten Kapuas, Rabu (1/8). 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Di seluruh Indonesia serentak menggelar imunisasi Measles Rubella (MR) demikan pula tak ketinggalan Pemkab Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) mencanangkan kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR), Rabu (1/8).

Pencangan imunisasi vaksin MR dilaksanakan di SMP Negeri 1 Selat Kuala Kapuas, Kalteng. Gelaran tersebut, dihadiri para pejabat dari instansi terkait hingga kepolisian dari Polres Kapuas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Apendi menjelaskan pencanangan Kampanye Imunisasi Measles Rubella tingkat Kabupaten Kapuas adalah upaya pencegahan campak dan rubella di masyarakat yakni dengan cara memberikan vaksin imunisasi kepada anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun.

"Kampanye penanggulangan MR ini kita laksanakan Karena Indonesia telah berkomitmen bebas campak dan rubella pada tahun 2020," bebernya.

Kampanye tersebut juga adalah sebagai langkah awal dalam pencegahan campak dan rubella, karena rubella bisa menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Pemkab Kapuas dalam waktu dua bulan ke depan menargetkan mengimunisasi anak dengan jumlah lebih 90 Ribu orang.

Apendi menegaskan bahwa sasaran terbesar nomor dua pelaksanaan imunisasi MR di provinsi Kalimantan Tengah adalah Kabupaten Kapuas.

"Ya, kami target 93.245 anak atau sekitar 95 persen yang akan diimunisasi dengan waktu pelaksanaan dua bulan yakni Agustus sampai dengan September. Imunisasi tersebut pada pelaksanaannya gratis," pungkasnya.

Adapun acara tersebut dibuka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kapuas, H Masrani mewakili Pj Bupati Kapuas.

Dalam sambutan, dia menyampaikan bahwa masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama oleh karena itu imunisasi penting sebagai upaya pencegahan penyakit.

"Anak yang sehat harus bebas penyakit, mempunyai status gizi yang baik, hidup dalam lingkungan sehat dan mendapat pendidikan berkualitas," katanya.

Lanjut H Masrani, salah satu cara efektif dalam mencegah penyakit adalah dengan memberikan imunisasi pada masa bayi, kanak-kanak dan dewasa.

"Pelayanan imunisasi yang diberikan harus berkualitas menggunakan vaksin yang aman dan efektif serta dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata," tandasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa Pemerintah mewajibkan imunisasi karena imunisasi adalah upaya nyata yang paling efektif untuk mencegah penyakit menular serta berbahaya bagi anak-anak.

Imunisasi selama ini memberikan perlindungan terhadap delapan penyakit yaitu Tuberkulosis, Campak, Difteri, Batuk Renjan, Tetanus, Polio, Hepatitis B dan Hemofilus Influenza.

"Kini, pemerintah juga akan memberikan perlindungan kepada satu penyakit lagi yaitu rubella sehingga anak-anak akan terlindungi dari sembilan penyakit dengan imunisasi," ungkapnya. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help