Kabar Haji

Calon Jamaah Haji Kalteng Jalani Rekam Biometrik di Palangkaraya

Mulai 2018, pelayanan ini dilakukan di embarkasi keberangkatsn sehingga diharapkan lebih mempermudah jamaah.

Calon Jamaah Haji Kalteng Jalani Rekam Biometrik di Palangkaraya
tribun kaltim/fachmi rachman
Ilustrasi - Rekam Biometric Retina 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Para calon jamaah haji asal Kalteng yang tergabung dalam keloter 8 Embarkasi Suamsuddin Noor Banjarmasin, Senin (30/7/2018), mulai memasuki Asrama Haji Almabrur Palangkaraya.

Namun selain pengurusan dokumen, para calon jamaah yang berasal dari Barito Selatan, Barito Timur, Sukamara, dan Gunungmas itu menjadi rombongan pertama yang menjalani rekam biometrik.

Perekaman sidik jari dan retina itu sendiri sebelumnya dilakukan kepada para calon jamaah pada saat mereka telah tiba di Jeddah.

Namun mulai 2018, pelayanan ini dilakukan di embarkasi keberangkatsn sehingga diharapkan lebih mempermudah jamaah.

Baca: Hamilton Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Pebalap F1 2018

Baca: Di Liga Amerika, Wayne Rooney Cetak Gol Berdarah-darah untuk DC United

Baca: Pelatih Filipina Akui Kehebatan Pemain Indonesia di Piala AFF U-16

"Itu diusulkan pemerintah kita karena memang kondisi jamaah banyak yang lansia. Sementara di Jeddah sendiri, mereka harus antre cukup panjang untuk bisa menjalani perekaman," terang Kepala Kanwil Kemenag Kalteng Masrawan.

Kasi Pemvisaan Haji Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Akhmad Jauhari, menyebut beberapa persoalan yang mendasar dari para calon jamaah adalah lamanya mengantre untuk menjalani biometrik seketika mereka tiba di Jeddah.

Sebelumnya, terang dia, hanya jamaah yang bertolak dari Embarkasi Soekarno-Hatta yang langsung melakukan biometrik di tanah air.

"Jadi kalau sekarang jamaah calon haji sudah bisa direkam sidik jari dan retina saat masih di embarkasi atau embarkasi haji antara seperti Palangkaraya, ini merupakan sebuah kemudahan yang didapat oleh para jamaah," timpal Jauhari.

Untuk Kalteng sendiri, rekam biometrik dilakukan kepada para calon jamaah di embarkasi haji antara Palangkaraya. Ini untuk memudahkan sistem dan mempercepat pelayanan.

Sementara berdasarkan data Siskohat Kalteng, Keloter 8 BDJ asal Kalteng berjumlah 323 orang. Itu termasuk petugas yang telah ditunjuk.

Dari jumlah tersebut, Abdul Malik Abdul Hapip asal Barito Selatan merupakan jamaah tertua dengan usia 72 tahun. Sedangkan yang termuda adalah Ahmad Rizani Rizali Rahman asal Barito Timur yang berusia 18 tahun. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help