Kalteng Kita

Pengakuan Mantan Ketua KPU Kalteng: Jadi Komisioner Banyak Godaan Uang

dia tidak ingin lagi mencalon sebagai Komisioner KPU, karena ingin fokus untuk kembali mengajar di kampus dan beraktivitas di Organisasi Muhammadiyah

Pengakuan Mantan Ketua KPU Kalteng: Jadi Komisioner Banyak Godaan Uang
faturahman
Ketua KPU Kalteng, H Ahmad Syar'i. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kalimantan Tengah, telah membentuk tim seleksi untuk mencari calon Anggota KPU tiga kabupaten yakni Kota Palangkaraya, Kabupaten Gunungmas dan Kabupaten Barito Utara.

Tim seleksi yang melakuksan seleksi calon anggota KPU untuk tiga kabupaten tersebut adalah Ketua Timsel H Ahmad Syar'i (Mantan Ketua KPU Kalteng), Sekretaris Laksminarti, serta Anggota yakni Supardi, Rita Sukaesih dan Siti Zainab.

Banyak pengalaman yang diungkapkan mantan Ketua KPU Kalteng, H Ahmad Syar'i, saat menjabat lima tahun sebagai Ketua KPU Kalteng, berupa tekanan dari kalangan pejabat maupun iming-iming uang dari beberapa pihak.

"Alhamdulillah selama lima tahun menjabat saya bisa lepas dari semua itu, meskipun sempat ada isu negatif yang menerpa, tetapi sekarang sudah tuntas masa tugas, dan saya bersyukur bisa lepas dari godaan dan tekanan tersebut, saya memutuskan tidak ikut lagi mencalonkan diri sebagai anggota KPU," ujarnya.

Baca: Sibuk Penuhi Undangan Wawancara dan Jadi Idola, Zohri Jadi Kehilangan Waktu Berlatih

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Leo: Siapkan Mental, Ada Ujian!

Baca: BREAKING NEWS: Inneke Koesherawati Kabarnya Ditangkap KPK

Mantan PW Muhammadiyah Palangkaraya ini, mengatakan, dia tidak ingin lagi mencalon sebagai Komisioner KPU, karena ingin fokus untuk kembali mengajar di kampus dan beraktivitas di Organisasi Muhammadiyah yang pernah dipimpinnya.

"Saya kembali ke kampus untuk mengabdi dan memperbaiki nama yang sempat diprasangkakan macam-macam, padahal itu semua tidak benar adanya,"ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved