Kabar Kalsel

Jarang Diketahui Khalayak, Guratan Unik Peninggalan Zaman Dulu Jadi Pesona Gua Liang Batulis

Namun karena jarang terpublikasi, hampir-hampir keunikan tersimpan di salah satu kecamatan di daratan kalimantan ini tidak diketahui khalayak ramai.

Jarang Diketahui Khalayak, Guratan Unik Peninggalan Zaman Dulu Jadi Pesona Gua Liang Batulis
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Guratan yang terdapat di langit-langit gua di Kecamatan Hampang. 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Kecamatan Hampang. Salah satu kecamatan dari 21 kecamatan di Kabupaten Kotabaru.

Untuk sampai ke kecamatan yang berada di daratan kalimantan ini, ditempuh jarak perjalanan lebih kurang tiga setengah jam karena lokasinya yang terpisah dari daratan Pulaulaut.

Kecamatan Hampang juga merupakan salah satu kecamatan di kabupaten berjuluk Bumi Saijaan, menyimpan banyak cerita-cerita unik dan menarik untuk dieksplorasi.

Namun karena jarang terpublikasi, hampir-hampir keunikan tersimpan di salah satu kecamatan di daratan kalimantan ini, tidak diketahui khalayak ramai. Tidak kecuali Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotabaru.

Baca: Survei Membuktikan: Hidup di Indonesia Lebih Bahagia

Baca: Bupati Labuhanbatu Tersangka, Pemberi Titipkan Uang Kode Proyek Rp 576 juta Lewat Petugas Bank

Baca: Ada Kabar Baik di Peruntungan Aquarius, Ini Ramalan Zodiak Edisi 19 Juli 2018

Berjarak sekitar beberapa kilometer dari ibu kota kecamatan Hampang, terdapat sebuah gua yang ternyata menyimpan potensi situs cagar budaya yang perlu dikembangkan dan dijaga kelestariannya.

Gua berukuran tidak begitu besar, bernama Liang Batulis. Bukan sekadar cerita, namun fakta adanya keunikan mengarah ke situs cagar budaya berasal dari peninggalan manusia zaman dulu.

Keunikan itu terdapat di bagian dinding dan dan langit-langit gua. Bukan berupa ukiran, namun di dinding dan langit-langit gua banyak terdapat oretan yang kabarnya tulisan dari peradaban manusia zaman dulu.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help