Kabar Kalsel

Mengaku Habib, Anwar Diamankan Kepolisian Sungai Tabuk Gegara Penipuan

Berlanjut, pihaknya pun akan terus memeriksa Anwar dan menunggu laporan apabila ada korban lain.

Mengaku Habib, Anwar Diamankan Kepolisian Sungai Tabuk Gegara Penipuan
Istimewa
Anwar Sadat (40) seorang lelaki yang mengaku habain dan dilaporkan oleh masyarakat Gudang Tengah ke Polsek Sungai Tabuk 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Seorang lelaki yang mengaku habib diamankan pihak Kepolisian Sungai Tabuk pada Jumat (13/7/2018) kemaren.

Hingga Sabtu (14/7/2018) lelaki tersebut masih berada di Poslek Sungai Tabuk.

Kapolsek Sungai Tabuk, AKP H Idit Aditya mengatakan pelaku yakni Anwar Sadat (40) warga Kelayan B, Gang Serasi Ujung Rt 25 beraksi di desa Gudang Tengah, Sungai Tabuk.

Awalnya lelaki yang mengaku sebagai habib itu dilaporkan oleh korban ke Polsek Sungai Tabuk atas modus penipuan.

Baca: Heboh Isu Kantor Polisi Bersama Ketapang-Tiongkok Bikin Kapolres Dicopot, Begini Penjelasannya

Baca: Anggota Dewan yang Terkena OTT KPK Itu Ternyata Istri Bupati Terpilh Temanggung

Baca: Wanita Ini Menikah Cukup Bermodal Uang Rp 5 Juta, Simak Rincian Biayanya

Dikatakan AKP H Idit Aditya, korban melaporkan Anwar karena mengaku habib.

Bahkan korban pun sempat memberikan uang jasa pada Anwar yang menawarkan doa untuknya.

"Jadi si Anwar ini mengaku habib dan menawarkan untuk mendoakan korban. Kemudian membayar uang Rp 1.500.000. Setelah ditelusuri oleh korban dan ditanyakan kepada habib lainnya apakah tersangka seorang habib, ternyata informasi yang lain menyatakan kalau Anwar bukan habib," cerita AKP H Idit Aditya.

Berdasarkan kecurigaan itulah ia mengatakan masyarakat melaporkan Anwar ke kantor polisi.

Lantas dari laporan itu pula, pihak kepolisian langsung menjemput Anwar ke Gudang Tengah.

Ia langsung diamankan karena menurut AKP H Idit dikhawatirkan ada korban lainnnya.

Berlanjut, pihaknya pun akan terus memeriksa Anwar dan menunggu laporan apabila ada korban lain. (Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved