Pilpres 2019

Nama TGB Disebut Cawapres Jokowi, Keluarga Malah Panik

Nama baru kembali muncul, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhammad Zainul Majdi atau dikenal Tuan Guru Bajang (TGB)

Nama TGB Disebut Cawapres Jokowi, Keluarga Malah Panik
ant via kompas.com
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi (kiri) berziarah di makam Pahlawan Nasional Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid di Ponpes NW Pancor, Lombok Timur, NTB, Kamis (23/11). 

TRIBUNKALTENG.COM - Teka teki calon wakil presiden (cawapres) Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang akan mendampingi di Pilpres 2019 membuat penasaran banyak kalangan.

Cawapres yang mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 disebut-sebut bakal jadi kunci sukses tidaknya Jokowi menjabat dua periode.

Nama baru kembali muncul, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhammad Zainul Majdi atau dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) yang sebelumnya menyatakan dukungannya pada Jokowi.

TGB disebuk masuk dalam bursa cawapres pendamping Jokowi yang tengah digodok tim Jokowi.

Baca: Info Seleksi CPNS, Ini Bocoran Soal CPNS 2018 Berikut Tips dan Triknya

Baca: Penghuni Senam Pagi, Tahanan Rutan Palangkaraya Ini Malah Ditemukan Tewas Terlilit Sarung di Leher

Baca: Ini Jadwal dan Live Streaming MotoGP Jerman 2018 di Sirkuit Sachsenring

Namun, justru istri hingga ibunda khawatir jika nantinya TGB dipilih menjadi cawapres pendamping Jokowi dan bertarung dalam skala politik nasional pada Pilpres 2019.

Hal itu diungkapkan TGB saat berkunjung di kantor redaksi Tribun di Jakarta, Kamis (12/7).

TGB mengungkapkan, kekhawatiran keluarganya di antaranya adanya serangan dari pihak lawan hingga cara-cara politik kasar untuk menjatuhkannya.

Bagi TGB, kekhawatiran dari keluarganya itu bukan kali pertama. Sebab, pihak keluarga juga menyampaikan keresahan yang lebih kurang sama pada saat dirinya maju untuk kali pertama dalam Pemilihan Gubernur NTB pada tahun 2008.

"Iya, ada lah, istri dan ibu saya ada ungkapan khawatir, bahkan ketika saya jadi gubernur," ungkapnya.

TGB mengaku telah memberikan pemahaman kepada keluarganya atas keresahan dan kekhawatiran tersebut. Bagi TGB, penunjukan maupun jabatan merupakan panggilan tugas atau pengabdian. Dia sudah siap menghadapi jika dalam perjalanan menuju jabatan tersebut akan mendapat hambatan hingga serangan politik.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved