Bisnis Properti

BI Izinkan Kredit Rumah DP 0 Persen, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi Penjual, Pembeli dan Perbankan

Melalui kebijakan ini, Bank lndonesia akan memberikan kewenangan kepada industri perbankan untuk mengatur sendiri jumlah LTV/FTV

BI Izinkan Kredit Rumah DP 0 Persen, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi Penjual, Pembeli dan Perbankan
net
Ilustrasi 

"Sebagai bank milik negara kita pasti tunduk sama aturan itu, karena dari  perbankan ada dua hal yang dilihat.

Pertama bank bisa memiliki kesempatan pembiayaan lebih besar karena DP tidak ada, tapi disaat bersamaan kredit itu bukan hanya soal ekspansi tapi juga soal resiko, tentu menambah resiko bank ," ujar Anak Agung Gede Putra, Pemimpin Bisnis BNI Wilayah Palembang.

Menurutnya, selama pengalaman resiko kredit macet untuk rumah pertama lebih rendah dibandingkan dengan resiko pengambilan rumah selanjutnya.

"Rumah pertama itu juga sebagai mitigasi, karena tren psikologi biasanya mereka yang baru punya rumah pasti mati-matian jangan sampai kehilangan rumah mereka.

Rumah pertama itu jadi rumah impian bagi mereka yang baru mulai berkeluarga khususnya," ujarnya. 

Lanjut Agung, setelah adanya kebijakan yang dikeluarkan BI itu maka langkah lanjutan oleh perbankan adalah bagaimana mitigasi resiko lewat cara memfilter calon debitur yang laik mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

"Antara lain Indikator seleksinya seperti kemampuan membayarnya terpenuhi dan datanya benar sesuai dengan hasil pengecekan," jelasnya.

Pihaknya pun memprediksi dari sisi bisnis perbankan tak begitu mempengaruhi secara signifikan. Sebab ada indikator kebutuhan masyarakat atas rumah lainnya yang menjadi pertimbangan konsumen.

"Memang akan mendorong minat masyarakat untuk ambil rumah, namun walau DP yang ditetapkan 0%, debitur juga tetap harus mengangsur, Ini yang jadi pertimbangan biasa," tuturnya.

Terpisah, Ekonom Prof Bernadette Robaini menilai bisa membuat masyarakat akan berlomba-lomba untuk mengambil unit perumahan. Namun, pembahasan soal cicilan akan cenderung lebih besar. 

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help