Durian Otak Udang Nan Fenomenal

Dulu Harganya Disamakan Durian Biasa, Ternyata Otak Udang Jenis Durian 'Langka'

Bagi banyak pecinta durian, jenis otak udang mungkin belum terlalu akrab. Apalagi langsung bisa menikmatinya.

Dulu Harganya Disamakan Durian Biasa, Ternyata Otak Udang Jenis Durian 'Langka'
tribunkalteng.com/khaitami
Durian otak udang 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bagi banyak pecinta durian, jenis otak udang mungkin belum terlalu akrab. Apalagi langsung bisa menikmatinya.

Itu karena, tidak semua pedagang buah yang membanjiri Kota Palangkaraya menjual durian jenis yang satu ini.

Tak heran, kalau pun ada harganya melambung hingga Rp 150 ribu per biji. Padahal kalau berbicara ukuran, paling besar hanya seperti kepala anak kelas 3 SD.

"Sejak mulai banyak dikenal orang, durian yang dagingnya berwarna oranye ini memang paling diburu. Kalau sekitar dua tahun lalu, biasanya harganya sih disamakan dengan durian yang ada," tutur Tarik, Kepala Desa Kuluk Bali, Kabupaten Kasongan.

Baca: VIDEO: Begini Orang Korea saat Pertama Kali Makan Durian, Ekspresinya Bikin Ngakak!

Baca: 4 Kali Brasil Takluk oleh Tim Asal Eropa, Tite Enggan Bicarakan Nasibnya

Baca: Malam Ini Swedia vs Inggris dan Rusia vs Kroasia, Begini Cara Nonton Lewat HP

Di desa yang jarak tempuhnya sekitar dua jam perjalanan darat dari Kota Palangkaraya ini, durian memang menjadi salah satu komoditas unggulan.

Betapa tidak, dari lebih 2 ribu hektare wilayah Desa Kuluk Bali, 50 persen di antaranya adalah kebun durian.

"Setiap pohon, bisa ada yang jumlahnya mencapai 500 biji durian," terang Tarik.

Namun untuk jenis otak udang, Tarik mengaku kesulitan untuk memenuhi pesanan. Itu disebabkan, durian jenis yang satu ini memang terbilang 'langka' karena pohonnya tidak selalu berbuah pada saat musim durian.

Seperti pohon durian otak udang miliknya, Kepala Desa mengaku sekitar tiga tahun ini tidak berbuah.

"Entah kenapa, mungkin karena memang jenisnya seperti itu sehingga bisa dikatakan buah langka," katanya. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved