Piala Dunia 2018

Penuh 'Kemarahan', Lionel Messi Cs Memaksa Sampaoli Dicopot Sebagai Pelatih Argentina

Lionel Messi CS dikabarkan kehilangan kepercayaan kepada pelatih Jorge Sampaoli.

Penuh 'Kemarahan', Lionel Messi Cs Memaksa Sampaoli Dicopot Sebagai Pelatih Argentina
BOLASPORT.COM
Jorge Sampaoli (kiri) memimpin latihan timnas Argentina di Bronnitsy Training Base, Senin (11/6/2018). Argentina akan melakoni laga perdananya di Piala Dunia melawan Islandia pada Sabtu (16/6/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM - Timnas Argentina dilanda isu perpecahan seusai ditaklukkan Kroasia 0-3 pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2018.

Lionel Messi CS dikabarkan kehilangan kepercayaan kepada pelatih Jorge Sampaoli.

Alasannya, pemilihan starting XI Sampaoli membuat performa Argentina merosot dalam dua partai pertama.

Akibatnya Tim Tango hanya mendapat satu poin dari dua pertandingan pertama Piala Dunia 2018.

Baca: Duh! Inul Daratista Kehilangan Cincin Berlian Senilai Rp 350 Juta saat Bersalaman dengan Penonton

Harapan dan keberuntungan Argentina untuk melaju ke babak 16 besar hanya muncul karena Nigeria sukses mengalahkan Islandia.

Kabarnya seluruh pemain senior Argentina beramai-ramai mengadukan, mereka telah kehilangan kepercayaan pada sang pelatih ke presiden Federasi Sepak Bola Argentina.

Baca: Astaga! Ribuan Orang Sudah Mendaftar Ingin Dibusukan di Ladang Mayat Ini, Jasad Dibiarkan Lalu

Seluruh pemain Argentina kabarnya meminta pertemuan dengan Sampaoli dan presiden federasi sepakbola Argentina, Claudio Tapia, di hotel yang mereka tempati.

Javier Mascherano disebut-sebut sebagai otak dari gerakan ini.

Skuat Argentina inginkan gelandang Argentina yang sukses raih trofi Piala Dunia 1986 sekaligus General Manager timnas Argentina, Jorge Barruchaga, untuk menggantikan Sampaoli.

Baca: Innalillahi, Hari Moekti Meninggal Dunia, Sempat Posting Video Hijrah dan Tobat di Instagramnya

Salah satu rekan Barruchaga di skuat Argentina 1986, Ricardo Giusti, mengatakan bahwa mood saat itu sangat 'brutal'.

"Para pemain ingin membangun tim. Mereka mengatakan pada Sampaoli dan Tapia bahwa mereka harus segera menentukan posisi. Sampaoli bisa duduk di bench jika ia mau, tapi itu tak akan ada artinya. Mereka akan mengabaikannya," ucap Giusti.

Sementara itu, Tapia sendiri kabarnya sudah mengatakan pada Sampaoli bahwa meskipun ia bisa tetap menjadi pelatih Argentina selama Piala Dunia 2018, dia akan dipecat usai turnamen tersebut.

Saat ini, Argentina wajib menang melawan Nigeria jika ingin memiliki kesempatan untuk lolos ke babak 16 besar.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help