Ensiklopedia

Kecubung, Bisa Jadi Pagar Gaib Penolak Gangguan Jin

Batu kecubung bisa memberikan keberuntungan bagi pemakainya. Misalnya saja memberikan Anda keberuntungan dalam percintaan.

Kecubung, Bisa Jadi Pagar Gaib Penolak Gangguan Jin
nia kurniawan
Kecubung Jumbo Langka 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Batu kecubung berukuran sebesar telur ayam dan bentuk berlian dinilai langka. Untuk mencari mentahan batu kecubung ungu semacam ini bukan perkara gampangan.

"Seperti batu kecubung ukuran jumbo ini termasuk kualitas bagus. Cari yang bagus tidak gampang, buktinya setelah sekitar 30 tahunan baru kali ini dapat yang ukuran besar karena umumnya kecil - kecil saja," ucap Pemilik Toko Udin Borneo, H Nurdin kepada Reporter Banjarmasinpost.co.id.

Dikatakannya, banyak saja jenis kecubung lainnya seperti kecubung teh, kecubung putih yang sebenarnya tak kalah bening tapi karena tidak langka harganya pun kisaran satu jutaan rupiah.

Banyak mitos batu kecubung, salah satu manfaat dari batu kecubung bisa dijadikan pagar gaib yang bisa digunakan sebagai perlindungan dari gangguan jin dan makhluk halus yang memiliki energi negatif.

Baca: Diwarnai Kartu Merah, Kolombia vs Jepang 1-1 di Babak Pertama

Baca: Kecanduan Game, WHO Nyatakan Sebagai Gangguan Mental

Baca: Segera Diberlakukan! Ada Tes Psikologi untuk Pembuat SIM untuk Seluruh Golongan SIM

Energi perlindungan bisa melindungi diri pemakai batu kecubung dari gangguan jin dan juga makhluk halus. Selain itu, dalam agama Islam manfaat ruqyah juga menghindari gangguan jin.

Batu kecubung bisa memberikan keberuntungan bagi pemakainya. Misalnya saja memberikan Anda keberuntungan dalam percintaan.

Jika sudah waktunya, pemakai batu kecubung bisa menemukan orang yang tepat dan juga pada waktu yang tepat, sehingga peluang untuk menjadi jodoh pun akan semakin besar.

"Apapun ceritanya, yang jelas batu kecubung bikin untung. Mukransah saja bila bawa mentahan batu ini pulang bisa untung, 10 juta saja bisa didapat kalau yang dibawanya terjual," katanya.

Petunjuk Lewat Mimpi

Mukransan, warga tamban, Kalteng ini sejak tahun tahun 1982 sudah berburu batu kecubung.

Sebagai pemburu batu kecubung dia sudah berpengalaman berburu batu, mendatangi tempat terpencil bahkan hingga berhari-hari jadi syarat yang harus dipenuhi demi batu. Bila tidak, hasil takkan maksimal dan perhatian kolektor juga biasa saja ketika dia menawarkan.

Batu kecubung ungu berukuran sebesar telur ayam menurut dia istimewa.

"Sudah sejak tahun 1982 cari batu kecubung, baru kali ini sebesar kaya gini. biasanya kecil-kecil," katanya kepada Reporter Banjarmasinpost.co.id.

Dia mengaku, sebelum berangkat ke Sampit, Gunung Agung, Kalteng dia bermimpi.

"Malam sebelum berangkat mimpi dapat buah tengah hutan dan sawah panen. Ternyata setelah ke gunung dapat batu kecubung itu, didapat dari kedalaman empat meter," bebernya.

Disebut sebagai pengepul menurut dia kurang tepat, karena bila pengepul dia akan diam saja menunggu kiriman saja dari pencari batu.

Tepatnya pemburu batu, karena dia jemput bola dengan datang langsung ke lokasi di gunung bahkan tak jarang menembus hutan. " Ke hutan cari mentahan, kita harus jemput bola jangan menunggu," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help