Kajian Islam

Berturut-turut Atau Boleh Dilakukan Secara Terpisah? Ini Tata Cara Puasa Syawal

Walau Ramadhan sudah berakhir, masih banyak amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Syawal.

Berturut-turut Atau Boleh Dilakukan Secara Terpisah? Ini Tata Cara Puasa Syawal
tribunkalteng - Puasa syawal 

TRIBUNKALTENG.COM - Tak terasa bulan Ramadhan 1439 H sudah berakhir.

Puasa Ramadhan yang dijalani sebulan penuh juga sudah diakhiri dengan hari kemenangan di Idul Fitri kemarin.

Walau Ramadhan sudah berakhir, masih banyak amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Syawal.

Salah satu yang paling terkenal adalah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Baca: Setelah Ramadan Lanjutkan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Ini Tata Cara dan Keutamaannya

Baca: Jelang Tanding Lawan Uruguay, Mesin Pesawat Timnas Arab Saudi Terbakar Saat Mendarat

Baca: Menolak Dimainkan di Lima Menit Terakhir, Nikola Kalinic Dipulangkan

Ada dua hadist terkenal yang menyebutkan puasa sunnah ini.

Pertama: "Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].”

Sementara kedua: "Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka dia seperti berpuasa satu tahun." (HR. Imam Muslim).

Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal

Tribunstyle melansir dari nu.or.id, dari hadit di atas dapat difahami bahwa orang yang berpuasa Ramadhan dan kemudian melanjutkan dengan berpuasa enam hari di bulan Syawwal, maka ia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa setahun.

Artinya pahala itu merupakan balasan dari paket puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan enam hari puasa di bualn Syawal.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved