Tak Terima Yahya Cholil Disindir Lalu Mundur dari Gerindra, Mohammad Nuruzzaman Bongkar Ini

Mohammad Nuruzzaman mundur sebagai kader sekaligus Wakil Sekjen (Wasekjen) Partai Gerindra.

Tak Terima Yahya Cholil Disindir Lalu Mundur dari Gerindra, Mohammad Nuruzzaman Bongkar Ini
Istimewa
Kolase Nuruzzaman dan Fadli Zon 

Pria yang menjabat Wakil Sekjen Partai Gerindra ini mundur karena tak terima dengan sindiran Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon terhadap Katib Aam (Sekjen) PBNU Yahya Cholil Staquf.

Baca: Diduga Miliki Pil Dumolit, Ganja & Kokain, Kapolresta Denpasar: HSH Ipar Selebriti

Baca: Kreatif! Ini Kumpulan Pantun yang Dapat Digunakan Sebagai Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Baca: Bawa Toilet Pribadi Saat Ketemu Trump, Ternyata Kim Jong Un Jaga Rahasia Besar Ini

Setelah kabar Nuruzzaman mundur tersebar, Fadli Zon bongkar sebuah fakta.

Bagaimana kisah selengkapnya? Mari Kita simak!

Fadli Zon menyindir terkait kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel dalam kepentingan membela Palestina.

Perkataan ini memancing kegeraman Nuruzzaman, yang notabene adalah Kadensus 99 Banser NU.

Dirinya langsung membalas cuitan itu dengan bertekad akan menggembosi Partai Gerindra.

"Selama ini sy diam dan tidak pernah berkomentar apapun soal @Gerindra @prabowo dan @fadlizon karena saya pernah nyalon dpr ri lewat gerindra tahun 2014. Tp hari ini saya akan siap bertarung menggembosi @Gerindra krn kelakuan @fadlizon cc @GPAnsor_Satu @mantriss @GunRomli @qitmr"

Ia juga mengajak agar tidak memilih Gerindra dan PKS.

Selain itu, melalui akun Facebook-nya, ia juga menuliskan surat terbuka terkait pengunduran dirinya dari Partai Gerindra.

Berikut isi surat terbukanya.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help