Kabar Kalsel

Sungai Tabuk Geger! Mayat Perempuan Dibungkus Kresek, Ditutup Rapat dan Diikat Tali Rafia

Dari balik selembar kain putih yang menutupi tubuhnya, jenazah tersebut juga berambut pendek sebahu.

Sungai Tabuk Geger! Mayat Perempuan Dibungkus Kresek, Ditutup Rapat dan Diikat Tali Rafia
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Tim Forensik RSUD Ulin Banjarmasin sedang menyimpan mayat perempuan yang ditemukan dalam boks, Minggu. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Kegegeran terjadi di kawasan Desa Pemakuan Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu (10/6/2018) pagi.

Diinformasikan ada penemuan mayat di sana. Bikin geger lantaran disebutkan mayat yang ditemukan itu adalah jenis kelamin perempuan dan diperkirakan usia remaja.

Jadi makin heboh mayat ditemukan di dalam Musala Musyarofah.

Ngeri, mayat ditempatkan di dalam boks plastik kontainer warna putih dengan dibungkus kantong kresek besar warna hitam lalu ditutup rapat serta ditali rafia.

Baca: 5.000 Tenaga Kontrak di Kalteng Gigit Jari Tak Dapat THR, Sekda: Tidak Ada Aturannya

Baca: VIDEO: Kisahnya Viral, Bocah Penjual Bakso dari Tabalong Diundang ke Acara Hitam Putih

Baca: Bapak dan 2 Anaknya Keroyok Kerabat, Potongan Kepala Korban Dijinjing ke Kantor Kades

"Ya, heboh informasi itu, baru terima informasi nya juga tadi, ngeri sekali ada kejadian seperti ini di Bulan Ramadan," kata Fikri, relawan Kalsel.

Jasad Masih Utuh

Sempat beredar kabar mutilasi terhadap mayat yang ditemukan dalam boks di Langgar Al Musyarafah Desa Pemakuan Laut, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalsel, ternyata kondisi jenazah masih utuh, Minggu (10/6/2018) siang.

Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id di kamar pemulasaraan RSUD Ulin Banjarmasin Kalsel, mayat tersebut berjenis kelamin perempuan.

Meski mayat itu semula tersimpan di sebuah box di langgar Musyarafah, namun saat mayat dikeluarkan dari lemari pendingin ternyata kondisinya terlihat masih utuh.

Dari balik selembar kain putih yang menutupi tubuhnya, jenazah tersebut juga berambut pendek sebahu.

Kondisi berangsur menghitam, tanpa ada kekurangan satu organ tubuh satu pun.

"Tidak ada. Mayat utuh kok. Jadi tidak benar bila korban dimutilasi," jelas Fauzi, anggota Tim Forensik RSUD Ulin Banjarmasin. (Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia R/Abdul Gani)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help