Ayo Mudik

Rute ke Surabaya Penuh, Jecky Mudik Harus Transit ke Jakarta

Semua maskapai yang melayani penerbangan dari Palangkaraya menuju Surabaya sudah tidak bisa lagi melayani untuk penerbangan langsung

Rute ke Surabaya Penuh, Jecky Mudik Harus Transit ke Jakarta
faturahman
Aktifitas Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalteng, makin ramai menjelang lebaran. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga Kalteng yang ingin mudik menggunakan pesawat ke Bandara Juanda di Surabaya, melalui Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, sejak dua pekan lalu, tidak bisa lagi langsung terbang ke Surabaya, karena pesawat penuh.

Semua maskapai yang melayani penerbangan dari Palangkaraya menuju Surabaya sudah tidak bisa lagi melayani untuk penerbangan langsung ke Surabaya, karena jauh-jauh hari tiket sudah dibooking oleh pembeli dan jalur tersebut sudah penuh, tiket habis terjual.

"Saya sudah pesan dua minggu lalu juga ga dapat tiket, semua penuh, akhirnya saya tetap ke Surabaya tapi muter, karena pesawat transit ke Jakarta kemudian menumpang pesawat lain ke Surabaya,"ujar Jecky, salah satu penumpang, Minggu (10/6/2018).

Diutarakan, dengan melalui rute transit tersebut, tentu harga yang ditawarkan lebih tinggi daripada pulang pergi Palangkaraya-Surabaya (PP), yang biasanya pada hari normal ada yang harganya cuma Rp600 ribuan.

Baca: Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran? Coba Cara Mudah Ini untuk Mengatasinya

Baca: Anggota TNI Tewas Ditusuk Karena Tolak Tawaran Minum Miras, Ini Sosok Serda Darma Aji

Baca: Tak Naik Kelas, Bocah SMP Ini Nekat Panjat Tower Setinggi 42 Meter, Begini Akhir Kisahnya!

"Saya kena harga Rp 2 Juta lebih, tapi karena mendesak terpaksa tetap beli," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Ati Mulyati, membenarkan jalur Palangkaraya-Surabaya sudah full, sehingga jika warga ingin bepergian ke Surabaya harus melalui Jakarta kemudian ke Surabaya.

"Memang sudah penuh untuk Palangkaraya-Surabaya, yang ada cuma Palangkaraya-Jakarta kemudian ke Surabaya, makanya harga tiketnya juga mahal, karena lewat Jakarta Jadi ini tidak melewati flafon batas tarif atas, tetapi harga naik, karena lewat Jakarta," ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help