VIDEO: Orangutan Hadapi Buldozer Saat Habitatnya Dirusak, Viral!

Tampak dalam video, tim IAR berusaha menangkap orangutan tersebut dan memindahkannya ke kawasan lindung di dalam hutan.

VIDEO: Orangutan Hadapi Buldozer Saat Habitatnya Dirusak, Viral!
IAR
Orangutan yang menghadapi buldozer. 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebuah video yang dibuat pada 2013 kembali viral saat ini di media sosial yakni tentang seekor orangutan yang menghadapi buldozer yang merusak habitat tempat tinggal orangutan itu.

Sebenarnya, video orangutan ‘menantang’ buldozer ini difilmkan oleh sebuah lembaga perlindungan satwa liar, International Animal Rescue (IAR).

"Rekaman ini sebenarnya berasal dari tahun 2013 di Kalimantan Barat, saat IAR Unit Perlindungan Orangutan melakukan sejumlah aksi penyelamatan dan operasi pemindahan orangutan dari kawasan deforestasi ke lokasi yang lebih aman," ungkap Elisabeth Key, manajer komunikasi IAR.

Tampak dalam video, tim IAR berusaha menangkap orangutan tersebut dan memindahkannya ke kawasan lindung di dalam hutan.

Baca: Orangutan Sering Dibantai Pakai Senapan Angin, Dirjen LHK Terbitkan Aturan Ini

Baca: Mundur dari Jabatan Ketua BPIP, Yudi Latif Tinggalkan Rumah Bersama 4 Anaknya Sejak Jumat

Baca: Asli Bikin Ngakak! Ini 8 Kelakuan Aneh Orang Indonesia saat Mudik

Orangutan terlihat jatuh dari pohon sebelum kemudian bangkit kembali.

Pihak IAR mengatakan, timnya berhasil menyelamatkan hewan primata tersebut.

Organisasi seperti IAR berusaha menyelamatkan orangutan sebanyak mungkin.

Salah satu program IAR yang mereka kampanyekan adalah proyek reforestasi untuk merestorasi kembali sebagian dari jutaan hektar hutan tropis Indonesia dan habitat orangutan yang lenyap setiap tahun.

Video ini kembali viral, setelah organisasi lingkungan Greenpeace membuka hasil penyelidikannya di Sungai Putri, Ketapang, Kalimantan Barat yang menunjukkan penebangan yang beroperasi pada malam hari dan di kawasan-kawasan yang menjadi rumah orangutan.

Hal yang diungkap Greenpeace ini menjadi ujian bagi pemerintah untuk menegakkan moratorium dan upaya menghentikan eksploitasi hutan lahan gambut, pasca kebakaran musim kemarau yang besar-besaran pada tahun 2015.

Kebakaran itu telah menghancurkan 2,6 juta hektare hutan dan mengakibatkan gangguan kesehatan.

Industri kayu dan perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit telah mengubah lahan gambut berawa menjadi perkebunan industri.

Bank Dunia memperkirakan kebakaran itu menyebabkan kerugian sebesar 16 miliar dollar AS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Viral, Video Orangutan Hadapi Buldozer Saat Habitatnya Dirusak

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help