Kalteng Kita

5.000 Tenaga Kontrak di Kalteng Gigit Jari Tak Dapat THR, Sekda: ''Tidak Ada Aturannya''

Meskipun tenaga honor tersebut tidak mendapatkan dana tunjangan hari raya, mereka tetap bersyukur, karena masih diberikan pekerjaan

5.000 Tenaga Kontrak di Kalteng Gigit Jari Tak Dapat THR, Sekda: ''Tidak Ada Aturannya''
tribunkalteng.com/khaitami
Sekda Kalteng Fahrizal Fitri 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ribuan tenaga honor atau tenaga kontrak yang ada di Kalimantan Tengah mengaku sedih, karena mereka tidak mendapatkan insentif berupa uang untuk tunjangan hari raya (THR), sehingga mereka merayakan hari raya idulfitri dengan dana seadanya.

Meskipun tenaga honor tersebut tidak mendapatkan dana tunjangan hari raya, mereka tetap bersyukur, karena masih diberikan pekerjaan, sehingga tidak menganggur, tentunya bisa membiayai hidup anak dan istri.

Walaupun, menurut salah satu tenaga honor di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Sabtu (9/6/2018) yang enggan disebut namanya, mengaku kerap sedih ketika ASN dilingkungan tempat mereka bekerja selain dapat THR ternyata juga dapat gaji ke 14.

"Tapi kami bersyukur saja, semoga rezki kami juga banyak kedepanya," ujarnya.

Baca: Meme THR Bikin Ngakak, Ada Juga yang Ternyata Ikutan Ngenes

Baca: Seleksi Calon Komisioner KPU 7 Kabupaten di Kalteng, 122 Pendaftar Lolos ke Tes CAT

Baca: 4 Peristiwa Langka Terjadi di Langit Malam Lebaran, Saksikan Keindahannya!

Sementara itu, Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, saat ditanya terkait pembayaran THR untuk ASN, menegaskan, pihaknya sudah membayarkannya dan untuk gaji ke 14 akan dibayarkan dalam Bulan Juli 2018 mendatang.

Saat ditanyakan terkait THR untuk tenaga kontrak atau pegawai honor, Fahrizal mengatakan, ada sekitar 5000 tenaga honor yang memang tidak bisa diberikan THR, karena tidak ada aturan dari Menteri Keuangan untuk pemberian THR bagi tenaga kontrak tersebut.

"Tidak ada aturannya untuk pemberian THR bagi tenaga kontrak, jadi mereka memang tidak dapat, kami harus taat dengan aturan yang ada, karena jika dipaksakan, tentu akan ada konsekwensi hukum, untuk tenaga medis di rumah sakit mereka dapat insentif jasa medis, jadi juga tidak dapat THR,,"ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help