Kabar Kalsel

Hakim Batalkan Keputusan Gubernur Kalsel, Kasus Gugatan PT Sebuku Sejaka

Atas keputusan itu, Andi Asrun selaku kuasa hukum Pemprov Kalsel, menyatakan banding.

Hakim Batalkan Keputusan Gubernur Kalsel, Kasus Gugatan PT Sebuku Sejaka
Nurkholis huda
Sidang PTUN Banjarmasin. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin memenangkan PT Sebuku Sejaka Coal (PT SSC) di Persidangan pembacaan putusan, Kamis (7/6/2018).

"Memutuskan untuk mengabulkan gugatan penggugat secara keseluruhan. Kedua, menyatakan batal atas Keputusan Gubernur tentang pencabutan Izin Usaha Pertambangan. Ketiga, mewajibkan penggugat untuk mencabut keputusan gubernur tentang pencabutan IU OP PT Sebuku Sejaka Coal (SSC), " kata hakim ketua Lutfie Ardian.

Atas keputusan itu, Andi Asrun selaku kuasa hukum Pemprov Kalsel, menyatakan banding.

Baca: Polres Kapuas Bangun 5 Posko Pengamanan Lebaran, Kapolres: Anggota Tidak Boleh Cuti!

Baca: Bule Ini Merasa Terganggu Dengar Suara Azan dan Selawat dari Masjid, Berikut Fakta Tentangnya

Baca: Mau Tukar Uang Pecahan Kecil di Kalteng? Ini Jadwal Layanan Lengkap dan Lokasinya

"Kami jelas akan lakukan upaya banding karena upaya beberapa argumen barangbukti kami tak dipertimbangakan hakim dan hanya sepihak dari penggugat saja. Karena itu kami jelas lakukan banding dan akan sampaikan bukti-bukti baru," kata dia.

Sementara kini, sedang dilanjutkan perkara, nomor 5 dan 6, dibacakan putusan secara berurutan di hari yang sama. Yakni perkara nomor 5, PT Sebuku tanjung coal, yang dimpimpin oleh Hakim Ketua Retno Widowati, dan perkara nomor 6, dari PT batubai Coal, yang dipimpin oleh hakim ketua Dafrian.

Adapun kuasa hukum PT Sebuju Group, Yusril Izha Mahendra mengatakan hakim sudah jeli dan jerhih dalam melihat perkara gugatan ini. "Kami yakin bukan hanya SCC saja, tapi juga saya yakin perkara 5 dan 6 juga sama," kata Yusril. (BANJARMASINPOST.co.id/Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help