Ensiklopedia

Pancasila, Tercetus dari Perenungan Soekarno di Bawah Pohon Sukun Jumat Malam

Karena itu, dalam rapat Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia pada 18 Agustus 1945, diputuskan untuk melakukan perubahan pada sila pertama

Pancasila, Tercetus dari Perenungan Soekarno di Bawah Pohon Sukun Jumat Malam
Istimewa
Soekarno menangis 

TRIBUNKALTENG.COM - Pada 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila.

Lahirnya Pancasila pada 1 Juni merupakan gagasan sang Proklamator, Soekarno.

Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato dalam rapat besar Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Di dalam rapat itu Bung Karno secara berapi-api menyadarkan peserta rapat tentang perlunya Indonesia memiliki dasar negara yang menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca: Duh, Gubernur Salah Baca Pancasila, Videonya Beredar

Baca: Isi Pesan Mengerikan Putri Diana di Balik Surat Tulisan Tangannya Sebelum Meninggal

Baca: Hasil Rakornas Alumni 212: Habib Rizieq Teratas, Tak Ada Nama Gatot Nurmantyo

Lima prinsip dipaparkan Soekarno beserta relevansinya bagi bangsa Indonesia. Kelima butir itulah yang disebut Soekarno sebagai Pancasila.

Ini pula yang mendasari penetapan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila.

Proses perenungan Bung Karno

Dilansir tribunnews, Buah pemikiran Soekarno akan Pancasila tidak muncul secara tiba-tiba.

Pancasila hadir sebagai hasil dari proses perenungan diri Bung Karno selama empat tahun diasingkan ke Ende, Nusa Tenggara Barat.

Pada 14 Januari 1934, Bung Karno bersama sang istri, Inggit Garnasih serta ibu mertua (Ibu Amsi) dan anak angkatnya, Ratna Djuami, tiba di rumah tahanan yang terletak di Kampung Ambugaga, Ende.

Halaman
1234
Penulis: Restudia
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help