Kabar Dunia

Balas Sikap Indonesia, Israel Larang WNI Masuki Wilayahnya per 9 Juni

Sebagai negara pendukung kemerdekaan Palestina, Indonesia terus mengecam aksi Israel.

Balas Sikap Indonesia, Israel Larang WNI Masuki Wilayahnya per 9 Juni
AFP
Bendera Israel berkibar di depan Masjid Dome of the Rock di Yerusalem. Israel menetapkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi yang tak dapat ditawar lagi. Tapi Palestina justru menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan - AFP 

TRIBUNKALTENG.COM - Indonesia membuat pemerintahan Yahudi, Israel, murka.

Sikap tegas Pemerintah Indonesia yang melarang turis Israel masuk Indonesia berbuah balasan.

Negara Yahudi itu pun mengeluarkan kebijakan melarang turis warga negara Indonesia (WNI) masuk Israel.

"Israel berupaya untuk mengubah kebijakan Indonesia, tapi langkah yang kami lakukan sepertinya gagal, hal itu mendorong kami melakukan tindakan balasan," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (31/5/2017).

Baca: 3 Warga Palestina Tewas Dalam Bentrok dengan Tentara Israel, Ratusan Orang Terluka

Baca: Tewas Ditembak dan Jasadnya Diledakkan, Ini 5 Fakta Model Cantik Selingkuhan Najib Razak

Baca: Tekuk Persija Jakarta 2-1, Barito Putera Puncaki Klasemen Liga 1

Pemerintah Yahudi Israel memberi batas waktu hingga 9 Juni bagi warga

Pemerintah Israel menyebut, turis Indonesia masih bisa masuk ke Israel hingga tanggal 9 Juni.

Namun, setelah tanggal 9, turis Indonesia yang ingin masuk secara individu maupun kelompok tak akan bisa masuk Israel.

Indonesia dan Israel sampai saat ini tak memiliki hubungan diplomatik.
Namun, untuk urusan wisata khususnya wisata religi di Israel, turis Indonesia memiliki visa khusus.

Seperti diketahui, setiap tahun umat Muslim dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia, mengunjungi Masjid Al-Aqsa dengan visa khusus.

Selain itu, umat Kristen Indonesia yang melakukan ziarah ke Yerusalem.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help