Viral Video ''Peluk Saya'' Pasca Bom di Surabaya, Ternyata Ini Maksudnya

Eksperimen " aksi peluk saya" ini diabadikan di media sosial oleh pemilik akun instagram @wardahmaulina_ sejak beberapa hari lalu.

Viral Video ''Peluk Saya'' Pasca Bom di Surabaya, Ternyata Ini Maksudnya
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Eksperimen peluk perempuan bercadar yang diunggah di laman instagram @wardahmaulina_ 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Seorang perempuan bercadar melakukan eksperimen sosial di Surabaya pasca-ledakan bom di gereja dan Markas Polrestabes.

Dalam eksperimen tersebut, perempuan bercadar itu meminta warga Surabaya yang ditemui di sejumlah pusat perbelanjaan untuk memeluk dirinya.

Eksperimen " aksi peluk saya" ini diabadikan di media sosial oleh pemilik akun instagram @wardahmaulina_ sejak beberapa hari lalu.

Dalam video yang diunggah, dia menunjukkan aksinya memeluk beberapa warga perempuan di Plasa Tunjungan, Surabaya.

Baca: VIDEO: Kerak di Pantat Panci Susah Hilang? Simak Eksperimen Berikut

Baca: THR PNS 2018: Ada yang Dapat Sampai Ratusan Juta, Begini Rinciannya!

Baca: Mempelai Pria Ceraikan Wanita yang Baru Dinikahinya 15 Menit Lalu, Ini Penyebabnya!

Baca: Tragis! Dipukul Meja Kayu Oleh Ayah Kandungnya, Bocah 2 Tahun Tewas

Sejak diunggah hingga Kamis (24/5/2018) siang, video tersebut dilihat oleh 1.656.111 orang, dan meraih 5.259 komentar.

Nata Reza, suami dari Wardah Maulina, perempuan bercadar yang membuat eksperimen tersebut, menjelaskan, uji coba itu dilakukan di Plasa Tunjungan Surabaya pada 19 Mei lalu kepada 11 perempuan pengunjung mal tersebut.

"Semula kami tidak yakin, namun hasilnya di luar dugaan, warga Surabaya masih menerima wanita bercadar sehingga bersedia dipeluk," ujarnya dikonfirmasi, Kamis (24/5/2018).

Sebelum memeluk, istrinya sempat bertanya pendapat tentang perempuan bercadar.

"Apakah takut dengan perempuan bercadar, mereka menjawab tidak, setelah itu istri bilang, boleh dong saya dipeluk," katanya.

Pasangan suami istri penulis novel ini juga menghimpun pendapat mereka tentang perempuan bercadar pasca-bom gereja di Surabaya.

Kata Nata Reza, warga Surabaya yakin pelaku bom bukanlah perempuan bercadar, tetapi kelompok yang ingin memecah belah umat Islam.

"Bahkan mereka menerima informasi bahwa pelaku bom bunuh diri, sehari-harinya tidak mengenakan cadar. Hanya saat beraksi meledakkan bom saja mereka mengenakan cadar," ucapnya.

Minggu 13 Mei lalu, bom rakitan diledakkan di 3 gereja di Surabaya.

Di salah satu lokasi gereja, yakni di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro, pelaku sempat terekam CCTV, yakni seorang ibu membawa 3 anak perempuan. Mereka semua mengenakan cadar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Viral, Video Aksi "Peluk Saya" Perempuan Bercadar di Surabaya https://regional.kompas.com/read/2018/05/24/15243101/viral-video-aksi-peluk-saya-perempuan-bercadar-di-surabaya.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved