Kabar Kalimantan

Viral Video Balita Korban Kekerasan di Berau, Polisi dan P2TP2A Turun Tangan

Pasalnya, menurut Fika korban tidak hanya mengalami luka fisik, namun juga berpotensi mengalami trauma berkepanjangan.

Viral Video Balita Korban Kekerasan di Berau, Polisi dan P2TP2A Turun Tangan
ISTIMEWA
Bayi dianiaya ibunya. 

TRIBUNKALTENG.COM – Kasus kekerasan yang menimpa anak balita yang diperkirakan berusia 2 tahun, masih ditangani oleh aparat kepolisian.

Meski begitu, Pusat  Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, untuk melakukan pendampingan, untuk melindungi balita yang menjadi korban kekerasan.

Ketua P2TP2A. Fika Yuliana mengatakan, dalam kasus ini, balita tersebut perlu mendapat perawatan secara fisik dan mental.

Pasalnya, menurut Fika korban tidak hanya mengalami luka fisik, namun juga berpotensi mengalami trauma berkepanjangan.

Baca: Dibangun Tapi Tak Kunjung Tuntas, Kejati Telisik Dugaan Korupsi Pembangunan Bandara Muarateweh

Baca: 5 Fakta Pria Penyerang Polsek Maro Sebo Jambi: Ngaku Bawa Bom, Pengen Jadi Imam Masjid

Baca: VIDEO: 5 Gol Terbaik Mohamed Salah di Musim 2017-2018 Bersama Liverpool

"Karena itu kami memberikan pendampingan terhadap kasus ini. Yang jelas kami sangat menyayangkan (kasus kekerasan terhadap anak) ini bisa terjadi," ujarnya.

Fika mengaku sangat prihatin dengan peristiwa ini, apalagi anak balita yang menjadi korbannya.

"Sangat prihatin. Anak itu tidak mengerti apa-apa, tapi menjadi sasaran kemarahan orangtuanya. Seharusnya ini tidak boleh terjadi,  apalagi sampai kondisinya separah itu," tegasnya.

Fika menambahkan, anak-anak semestinya mendapatkan hak-haknya seperti hak bermain, kesehatan, pendidikan dan yang paling penting hak perlindungan.

Terutama perlindungan dari orangtuanya, bukan sebaliknya, justru mengalami kekerasan dari orang terdekatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Berau mengamankan seorang wanita berinisial OF yang diyakini sebagai ibu, sekaligus pelaku kekerasan terhadap anaknya sendiri yang diperkirakan berusia sekitar 2 tahun.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help