Kabar Kalimantan

Video Berisi Ancaman Teror Bikin Heboh Tarakan, Tak Lapor RT, Gak Nyangka Pelakunya Dikenal Begini

Sekitar pukul 10.00 Wita, Kapolres melakukan penggeledahan di rumah kontrakan AS dan membawa sejumlah barang bukti.

Video Berisi Ancaman Teror Bikin Heboh Tarakan, Tak Lapor RT, Gak Nyangka Pelakunya Dikenal Begini
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Di rumah bercat hijau inilah, AS dan DW ibundanya tinggal di rumah kontrakan bangsal di RT 54 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Tarakan Barat, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebuah video berdurasi 2 menit 50 detik membuat warga Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, geger. Dalam video tersebut terlihat tangan seorang diduga pria tengah memegang pistol jenis revolver.

Selain pistol, ada pula tampak pisau dan buku. Wajahnya memang tak kelihatan hanya suara saja yang terdengar.

Dalam video tersebut jelas, pria tersebut mengatakan akan menebar teror di Kota Tarakan. 

Gerak cepat, setelah video tersebut beredar Rabu (16/5/2018) malam, polisi segera memburu pelaku yang bertanggung jawab.

Baca: Heboh Video Ancaman Teror di Kota Tarakan, Pria Ini Diamankan Densus 88

Baca: 20 Tahun Lalu Mahasiswa Kuasai Gedung DPR pada 18 Mei 1998, Ini Kisahnya

Baca: Lewati Garis Polisi, Wanita Cantik Ini Masuki Rumah Terduga Teroris, Ada yang Janggal!

Tidak tanggung-tanggung Densus 88 pun langsung datang dari Jakarta.

Kamis (17/5/2018) dini hari, polisi menciduk seorang pemuda, AS (22).

Ia diamankan tanpa perlawanan di rumah kontrakannya di RT 54, Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Kota  Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. 

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawaman saat dikonfirmasi membenarkan perihal penangkapan AS.

Menurutnya, AS telah dibawa Tim Densus ke Jakarta dengan pesawat Lion Air, Kamis (17/5/2018) pukul 06.00.

Sekitar pukul 10.00 Wita, Kapolres melakukan penggeledahan di rumah kontrakan AS dan membawa sejumlah barang bukti.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help