Heboh Akun Twitter Presiden Jokowi Berkicau Soal Senbatsu Uza, Admin Dibebastugaskan

Melihat kicauan dari akun Presiden RI tersebut, sontak para followers Jokowi mempertanyakan apakah kicauan itu

Heboh Akun Twitter Presiden Jokowi Berkicau Soal Senbatsu Uza, Admin Dibebastugaskan
kolase tribun wow
Isi Twit Presiden Jokowi yang bikin heboh. 

TRIBUNKALTENG.COM - Senbatsu Uza, kata dalam bahasa Jepang ini sempat muncul dari akun twitter resmi Presiden Joko Widodo @jokowidodo. Tweet admin akun twitter resmi Presiden Jokowi itu langsung bikin heboh jagat maya.

"Wuooohh mantab! Jadi teringat deg2annya di momen Senbatsu Uza pekan lalu," kicau akun Twitter Jokowi.

Publik pun dibikin geger dengan akun resmi Twitter Presiden Joko Widodo mentweet komentar terkait JKT48 itu yakni Senbatsu Uza.

Tweet yang kini sudah dihapus tersebut membalas kicauan dari akun penggemar JKT48, @Bebyyers Rabu (16/5/2018) pada pukul 15.24 WIB.

Baca: Sulit Hindari Grup Neraka, Timnas Indonesia Berpotensi Ketemu Korsel dan Thailand

Baca: Dicari Mulai dari Lulusan SMA: Angkasa Pura Supports Buka Lowongan Kerja

Baca: Kejam! Ibu Ini Tusuk Anaknya 60 Kali dan Kepalanya Dipukul, Lalu Lakukan Ini Seusainya

Sekadar diketahui, Senbatsu adalah istilah khusus dalam kamus populer group idol.

Artinya, kelompok khusus dalam grup yang mendapat kesempatan untuk tampil dan membawakan singel tertentu.

Sedangkan Uza adalah salah satu single dari AKB48 Jepang yang dirilis di Jepang pada Oktober 2012 dan akan dibawakan oleh JKT48 pada tahun ini.

Melihat kicauan dari akun Presiden RI tersebut, sontak para followers Jokowi mempertanyakan apakah kicauan itu benar-benar dibuat oleh Jokowi atau bukan.

Menurut Deputi bidang Protokol, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin, saat ini pengelola akun @jokowi sudah dibebastugaskan atau dipecat.

Menambahkan, pihkanya juga menambah langkah-langkah pengamanan dan penanganan tambahan untuk akun @jokowi agar kejadian tersebut tidak terulang.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help