Bisnis dan Ekonomi

IHSG Kembali Melemah, Aksi Jual Belum Mereda

Kembali terdepresiasinya Rupiah di tengah pelemahan dolar AS juga memberikan imbas negatif pada IHSG.

IHSG Kembali Melemah, Aksi Jual Belum Mereda
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/7/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (16/5/2018) kembali melemah. Pemicunya adalah aksi jual oleh investor yang belum mereda. 

Indeks terkoreksi ke level 5.780,87 dari pelemahan sebelumnya yang terkoreksi 109,04 poin atau -1,83 persen.

Hingga pukul 09.30 WIB terpantau perdagangan mencatatkan transaksi Rp 1,13 triliun dari 1,43 miliar saham yang dilego. Frekuensi sebanyak 69,991 kali.

Sebanyak 159 saham melemah, 96 saham menguat dan 109 saham bergerak stagnan.

Baca: IHSG Masih Minim Sentimen Membuat Investor Lanjutkan Jual Bersih

Baca: Baku Tembak Terjadi Usai Bom Meledak di Polrestabes Surabaya

Baca: Pelaku Bom Polrestabes Surabaya Bonceng Seorang Wanita dan Anak Kecil

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada berpendapat, melemahnya IHSG lantaran aksi jual yang terjadi belum mereda.

“Volume jual pun lebih mendominasi sehingga IHSG kembali tertekan. Pergerakan IHSG pun dimungkinkan kembali melemah seiring belum adanya sentimen positif yang mampu mengangkat IHSG secara signifikan,” kata Reza dalam risetnya.

Kembali terdepresiasinya Rupiah di tengah pelemahan dolar AS juga memberikan imbas negatif pada IHSG.

Selain itu, kata Reza, adanya rilis neraca perdagangan yang tercatat defisit dibandingkan bulan sebelumnya menambah sentimen negatif sehingga IHSG pun kembali tenggelam.

Reza memprediksi, pergerakan IHSG akan berada di kisaran support 5814-5827 dan resisten 5855-5876.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan, indeks berpotensi menguat lantaran saat ini pergerakan IHSG masih berada dalam rentang konsolidasi wajar sembari menanti momentum untuk dapat kembali naik di tengah arus dana asing yang masih dalam kondisi keluar dari pasar modal.

Ia menilai, masih kuatnya fundamental perekonomian dari data terlansir terlihat masih akan menopang pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang,

“IHSG diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 5.791 dan resisten 6.062,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IHSG Terkoreksi Lagi karena Aksi Jual Belum Mereda, http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/05/16/ihsg-terkoreksi-lagi-karena-aksi-jual-belum-mereda.
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved