Buku 'Wali Setan' Pengakuan 2 Teroris Jamaah JAD, Semua Halal Dibunuh Kecuali Kelompok Ini

Namun dari pasca penggeledahan yang cukup membuat heboh warga sekitar, rumah kumuh itu sama sekali tidak dipasangi garis polisi.

Buku 'Wali Setan' Pengakuan 2 Teroris Jamaah JAD, Semua Halal Dibunuh Kecuali Kelompok Ini
kolasesripoku.com

Namun dari pasca penggeledahan yang cukup membuat heboh warga sekitar, rumah kumuh itu sama sekali tidak dipasangi garis polisi.

Ketika Sripoku.com menyambangi lokasi, tampak rumah yang digeledah benar-benar kumuh dan memang sama sekali tidak dihuni.

Kondisi dalam rumah sangat berantakan, kotor dan lantai rumah hanya tanah yang sebagian lantai digenangi air.

Tampak juga perlengkapan rumah sudah tampak lusuh yang rusak dan telah lama tidak terpakai.

Bangunan rumah dari kayu papan ini pun sudah tampak rapuh atau lapuk.

Sekeliling rumah pun sudah ditumbuhi tanaman liar semak belukar yang nyaris menutupi rumah.

Di dalam rumah tampak sejumlah buku bacaan yang sudah usang.

Diamati secara seksama, ada lembaran kertas yan bertuliskan Jangan Menghakimi Yang Tak Kau Ketahui Jangan
mencintai Yang Tak Kau Percayai.

Taufik (42) security perumahan RBO yang berada disamping rumah Rahman Saleh mengatakan, kesehariannya Rahman Saleh dikenal sebagai ustad dan sering mengisi ceramah di komplek.

"Memang banyak polisi yang datang dan melakukan penggeledahan. Petugas membawa ayam dan gas elpiji. Saya kaget, karena selama ini tidak ada yang mencurigkan dengan ustad Soleh. Rumahnya memang ditinggal dan keluarganya ada di Kenten," ujar Taufik.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help