Teror Bom di Surabaya

Pelaku Pengeboman Gereja di Surabaya Diduga Satu Keluarga, Begini Kronologinya!

Teror bom bunuh diri menurut data terakhir sudah menyebabkan 11 orang meninggal, 40 orang luka-luka, 30 kendaraan tebakar.

Pelaku Pengeboman Gereja di Surabaya Diduga Satu Keluarga, Begini Kronologinya!
kolasesripoku.com
Bom bunuh diri di Surabaya 

TRIBUNKALTENG.COM - Belum juga dingin kejadian mencekam di Mako Brimob, 8-10 Mei kemarin. 

Kejadian mengerikan kembali terjadi pagi ini, di Jawa Timur tepatnya di gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngangel, Surabaya. 

Sebuah ledakan terjadi hingga membuat banyak korban berjatuhan. 

Kejadian sontak membuat cemas banyak orang. 

Baca: Korban Tewas Jadi 10, 8 Jenazah Masih Dibiarkan di Dalam Gereja

Baca: Kesaksi Warga Terkait Bom di GKI: Ledakan Pertama Kecil, yang Kedua Lebih Dahsyat!

Baca: Alami Pendarahan di Dada karena Tekanan yang Sangat Keras, Satu Lagi Korban Bom Meninggal

Teror bom bunuh diri menurut data terakhir sudah menyebabkan 11 orang meninggal, 40 orang luka-luka, 30 kendaraan tebakar. 

Mirisnya, tak hanya di Gereja Santa Maria, ada tiga tempat teror bom bunuh diri. 

Selain di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gubeng, Surabaya, ledakan juga terjadi di dua gereja yang lain, yakni GKI Jl Diponegoro dan GPPS Jl Arjuno Surabaya.

Bahkan sampai masih ada beberapa ambulance dan tim medis yang berada di sekitar ketiga TKP.

Informasi yang baru saja didapat, saat ini Presiden Republik Indonesia, Jokowi Dodo saat ini sudah berada di Jawa Timur tepatnya di RS Bhayangkara untuk melihat kondisi para korban bom bunuh diri.

Dalam kunjungan tersebut Jokowi meminta pihak Kepolisian untuk menginvestigasi dan mengusut hingga tuntas aksi dari ledakan bom atom tersebut.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help