Kabar Dunia

Besok Malaysia Pilih Perdana Menteri Baru, Warganya Keluhkan Ekonomi Susah

Dia mengatakan, tiga putra dan seorang putrinya harus lari ke Singapura untuk mendapatkan pekerjaan.

Besok Malaysia Pilih Perdana Menteri Baru, Warganya Keluhkan Ekonomi Susah
Wikipedia
Ilustrasi - Menara Kembar Petronas, Malaysia 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA LUMPUR - Warga dari desa terpencil sampai ke hutan di Kalimantan, dan kota modern Kuala Lumpur, penduduk Malaysia akan menyumbangkan suara mereka dalam pemilihan perdana menteri pada 9 Mei 2018.

Dua kandidat bakal bersaing sengit, mengingat petahana, Perdana Menteri Najib Razak, sedang menghadapi skandal korupsi pendanaan perusahaan pembangunan pemerintah Malaysia, 1MDB.

Sementara lawannya, mantan perdana menteri Mahathir Mohamad (92), sedang diselidiki oleh polisi terkait dugaan penyebaran berita palsu tentang sabotase pesawatnya.

Baca: Sebut Orang Bugis Perompak, Mahathir Mohamad Dilaporkan ke Polisi

Baca: Inilah Uyaina Arshad, Puteri Muslimah Asia 2018

Baca: VIDEO: Pakai Seragam SD di THM, Perempuan Penghibur Berpenampilan Syur Diamankan

Negara dengan jumlah populasi sejumlah 32 juta orang ini memiliki keberagaman etnis, seperti Melayu, China, dan India.

Lalu, apa harapan dari warga Malaysia dari berbagai etnis terhadap pemilu tahun ini?

Diwawancarai AFP, Noorfazilah Aziz sedang mengupas mangga yang dijualnya dari tendanya di pinggir jalan.

Janda dua anak ini mengaku masih kesulitan dalam menjalani hari-hari, mengingat harga-harga produk kebutuhan terus melonjak, terutama makanan.

"Untuk kami yang tinggal di desa, pemilu itu tidak penting. Yang penting, biaya hidup," katanya.

Selain menjual mangga, Noorfazilah juga menawarkan jagung kepada pembeli.

Satu keranjang jagungnya dijual dengan harga 50 ringgit pada beberapa tahun lalu.
Kini, harganya melonjak dua kali lipat.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help