Kabar Kalsel

Remaja yang Diduga Mengisap Lem Berhamburan Saat Petugas Satpol PP Gelar Razia Dinihari Tadi

Selain jembatan Pekapuran, petugas Satpol PP kembali bergerilya di jembatan Pasar Lama Banjarmasin.

Remaja yang Diduga Mengisap Lem Berhamburan Saat Petugas Satpol PP Gelar Razia Dinihari Tadi
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Pemeriksaan oleh petugas Satpol PP kepada tiga remaja yang didapati di bawah Jembatan Pasar Lama Banjarmasin. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin sempat adu kejar-kejaran dengan sejumlah remaja yang diduga mengisap lem fox.

Insiden tersebut terjadi di Jembatan Pekapuran Raya, Jumat (4/5/2018) dinihari.

Meski tak sempat mendapatkan remaja itu, petugas menemukan sejumlah sisa lem dalam plastik.

Bahkan beberapa pasang sendal yang ditinggal oleh pelaku didapati berada di tengah jalan.

Baca: Bukan Cuma Makan Sendok, Pisau, dan Paku, Pria Kutai Ini Juga Pernah Teteskan Lem ke Mata

Baca: Jambret Gelang Emas Beraksi di Anjir, Korban dan Anaknya Terjatuh dari Sepeda Motor

Baca: 7 Bahaya Kesehatan Ini Mengintai Mereka yang Sering Tidur dengan Kipas Angin Menyala

Rupanya, ketika lari dari petugas Satpol PP Kota Banjarmasin, para remaja tersebut memilih melepas sendal dan kabur.

Selain jembatan Pekapuran, petugas Satpol PP kembali bergerilya di jembatan Pasar Lama Banjarmasin.

Pada penertiban di kawasan tersebut, didapati tiga remaja.

Sehingga dilakukanlah pemeriksaan, namun tak didapati apa-apa.

Perihal penertiban tersebut, Danton Empat Satpol PP Kota Banjarmasin, Abdu Salam mengatakan, giat itu merupakan arahan langsung dari pimpinan, karena menjelang bulan suci Ramadhan.

"Giat malam ini intruksi langsung dari Wali Kota Banjarmasin. Temanya Cipta Kondisi jelang Ramadhan. Temuan di lapangan ada Gepeng, PSK dan kerumunan massa di cafe pojok," ucap Abdu Salam.

Selain jembatan, Petugas Satpol PP juga menyisir sejumlah jalan. Di antaranya S Parman, Jalan RE Martadinata, bahkan satu cafe di Jalan Sudirman Banjarmasin. (Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved